Kaum Hawa Wajib Tahu! Inilah Tips Merawat Vagina di Usia 20-an Hingga 50-an

Kaum Hawa Wajib Tahu! Inilah Tips Merawat Vagina di Usia 20-an Hingga 50-an...

Kaum Hawa Wajib Tahu! Inilah Tips Merawat Vagina di Usia 20-an Hingga 50-an
KOLASETRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Kaum Hawa Wajib Tahu! Inilah Tips Merawat Vagina di Usia 20-an Hingga 50-an 

Cara merawat vagina di usia 40-an

Menopause pada wanita biasanya terjadi di rentang usia 45-55 tahun.

Sebelum masuk ke masa menopause yang sesungguhnya, wanita akan mengalami masa pre-menopause terlebih dahulu.

Kondisi ini ditandai dengan menurunnya kadar estrogen dalam tubuh sehingga membuat dinding vagina jadi lebih kering daripada biasanya.

Bagian labia pada vagina juga tampak lebih longgar akibat berkurangnya susunan lemak.

Jika ini terjadi, Anda bisa bicarakan dengan dokter untuk penggunaan pelumas vagina yang aman guna mengatasi kekeringan.

Selain itu, usahakan untuk menyelipkan waktu lebih untuk sesi pemanasan sebelum berhubungan intim.

Anda juga bisa mencoba berbagai posisi baru ketika seks yang memudahkan gerakan bagi sendi dan otot-otot tubuh.

Namun jangan lupa untuk tetap rutin melakukan senam kegel di usia 40-an ini.

Para ahli kesehatan juga menganjurkan Anda untuk melakukan pemeriksaan pap smear secara teratur setiap tiga tahun sekali.

Dengan tujuan untuk mendeteksi bila ada perkembangan sel kanker dalam leher rahim sehingga bisa segera dilakukan pencegahan.

Cara merawat vagina di usia 50 tahun ke atas

Setelah melewati masa transisi sebelum menopause, kini di usia 50 tahun ke atas Anda mungkin telah benar-benar mengalami menopause.

Kondisi ini akan memengaruhi jumlah estrogen dalam tubuh yang mengakibatkan ukuran vulva, vagina, serta leher rahim menjadi lebih kecil dan tampak pucat.

Produksi cairan vagina pun akan semakin menurun seiring berkurangnya tingkat estrogen sehingga membuat Anda kurang nyaman saat berhubungan seks.

Perawatan vagina di usia ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sebelumnya, pastikan Anda tetap rutin melakukan mengatur pola makan seimbang, olahraga, periksa kesehatan terutama yang terkait dengan organ intim, buang air kecil usai berhubungan seks, dan lain sebagainya.

Anda juga bisa menambahkan beberapa jenis makanan yang dapat membantu mengatasi vagina kering, misalnya kedelai, edamame, tahu, serta tempe. 

Margaret Nachtigall, MD, selaku dosen ginekologi di New York University, menjelaskan bahwa sumber makanan tersebut mengandung isoflavon, yakni senyawa yang menyerupai hormon estrogen.

Terlepas dari perubahan jenjang usia, sebaiknya konsultasikan lebih lanjut dengan dokter terkait cara merawat vagina yang tepat bila Anda mengalami keluhan yang dirasa tidak biasa pada organ genital ini. (*) 

Penulis: Mirna Tribun
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved