Kejati Kalbar Tuntut Mati 15 Terdakwa Narkoba

Dalam menentukan tuntutan hukuman, jaksa akan melihat dari peran para tersangka dalam kasus ini.

Kejati Kalbar Tuntut Mati 15 Terdakwa Narkoba
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Kapolda Kalimantan Barat Irjen Didi Haryono menunjukkan sejumlah barang bukti hasil tangkapan dari BNN Provinsi Kalbar dan Direktorat Narkoba Polda Kalimantan Barat, di Mapolda Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (21/1/2019) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak; Ferryanto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Perwakilan Kejaksaan Tinggi, Melalui Kasi Narkotika, Medie mengatakan, kejahatan narkoba merupakan kejahatan besar di Indonesia, terlebih para pelaku kejahatan markoba dengan jumlah besar maka akan mendapatkan tuntutan dengan hukuman maksimal.

Ia menejlaskan pada tahun 2017 dan 2018 kejaksaan telah menuntut hukuman maksimal kepada lebih dari 30 orang. Sepanjang 2017 dan 2018, 15 orang dituntut hukuman mati dan 17 orang dituntut seumur hidup

"Kita tuntut itu 15 hukuman mati, dan 17 orang kita tuntut untuk hukuman seumur hidup,"ungkapnya saat giat pemusnahan sabu-sabu di halaman Kantor BNNP provinsi Kalbar di Jl Parit Haji Husin II, Kota Pontianak, Selasa (12/2/2019).

Dalam menentukan tuntutan hukuman, ia pun menjelaskan pihaknya akan melihat dari peran para tersangka dalam kasus ini.

"Kami akan melihat di persidangan nanti, bagaimana Kronologis nya, barang bukti nya apa, peran nya apa, dan berbagai hal - hal yang memberatkan dan meringankan, utamanya bukan dari berat Barang buktinya, walaupun barang bukti juga faktor penting menentukan," ujarnya.

Lima tersangka narkoba digiring ke sel tahanan usai Kapolresta Pontianak Kombes Muhammad Anwar Nasir merelease penangkapan sabu oleh Sat Resnarkoba Polresta Pontianak Kota,  di Mapolresta Pontianak, Jalan Johan Idrus, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (16/1/2019) siang.
Lima tersangka narkoba digiring ke sel tahanan usai Kapolresta Pontianak Kombes Muhammad Anwar Nasir merelease penangkapan sabu oleh Sat Resnarkoba Polresta Pontianak Kota, di Mapolresta Pontianak, Jalan Johan Idrus, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (16/1/2019) siang. (TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI)

"Seperti halnya kemarin ada pelaku dengan BB 2 kg, kami tuntut seumur hidup, karena kami melihat perannya dari pelaku dari kasus tersebut,"jelasnya.

Badan Narkoba Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Barat memusnahkan sebanyak 4,45 kilogram sabu-sabu dari dua kasus penangkapan sepanjang Januari 2019. Pemusnahan sabu-sabu tersebut berlangsung di halaman Kantor BNNP provinsi Kalbar di Jl Parit Haji Husin II, Kota Pontianak, Selasa (12/2/2019)

Pemusnahan narkoba dilakukan dengan mesin incinerator disaksikan langsung empat para tersangka dan pejabat instansi terkait lainnya.

Narkotika jenis sabu yang dimusnahkan ini merupakan tangkapan anggota BNN Kalbar pada 15-16 Januari 2019 di Komplek Perumahan Tiara Pesona Jl 28 Oktober Pontianak Utara dan Komplek Pamela Mas, Jl Trans Kalimantan Kecamatan Sui Ambawang, Kubu Raya.

Tangkapan di Pontianak Utara, BNN berhasil menyita 450 gram sabu dan di Sungai Ambawang, Kubu Raya seberat 4 kilogram.

BNN Kalbar Amankan Sabu 4,45 Kg, Tangkap 3 Pelaku di Jalan 28 Oktober dan Sungai Ambawang
BNN Kalbar Amankan Sabu 4,45 Kg, Tangkap 3 Pelaku di Jalan 28 Oktober dan Sungai Ambawang (KOLASETRIBUNPONTIANAK.CO.ID)
Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Didit Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved