Internasional

Sebarkan Kartu Identitas Palsu, 19 WNI di Jepang Ditangkap

tetapi kini merambah kepada warga asing yang tinggal di Jepang termasuk WNI.

Sebarkan Kartu Identitas Palsu, 19 WNI di Jepang Ditangkap
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Markas Besar Kepolisian Jepang di Kasumigaseki Tokyo 

Lalu pembeli yang juga ternyata menjadi penjual kecil-kecilan tahun 2015 sebanyak 5 orang tertangkap.

Tahun 2016 sebanyak 2 orang tertangkap.

Tahun 2017 sebanyak 3 orang tertangkap dan tahun lalu sebanyak 8 orang tertangkap.

Total ada 19 orang telah tertangkap kepolisian Jepang sejak tahun 2015.

Penjual maupun pembeli kartu palsu akan ditangkap polisi Jepang dengan ancaman hukuman penjara 3 tahun.

Pembuatan kartu ZC palsu termasuk SIM palsu dan lainnya dibuat di Jepang.

"Dulunya dibuat di China tetapi kini banyak yang dibuat di Jepang. Namun tetap saja tak bisa menyamakan aslinya karena kartu ZC tersebut memiliki beberapa titik pengamanan sekitar 7 tempat. Tapi tak bisa kami ungkapkan karena nantinya bisa jadi penyempurnaan para pemalsu," jelasnya.

Yang pasti tidak ada kartu identitas Jepang yang dijual, kecuali proses sendiri di kantor imigrasi atau di kantor wali kota setempat atau di kantor polisi untuk SIM.

"Tidak ada di tempat lain," kata dia.

Baca: Heboh! Warga Jepang Lihat Bola Api Melintas di Langit

Paling banyak warga yang ditangkap sebagai pemalsu dan pembeli atau pengedar kartu palsu adalah warga China dengan jumlah 21 orang untuk pengedar besar.

Halaman
123
Editor: Marpina Sindika Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved