BPJS Keluarkan Aturan Sepihak, DPRD Sambas Akan Jadwalkan Pemanggilan

Akibatnya, dari surat BPJS Kesehatan itu salah satu warga Desa Gapura, Kecamatan Teluk Keramat yang menderita sakit jantung di Tolak oleh RSUD Sambas.

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ M WAWAN GUNAWAN
Anggota DPRD Kabupaten Sambas Lerry Kurniawan Figo, Saat ditemui di Ruang Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem), Kamis (3/1/2019) 

Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS,- Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sambas Lerry Kurniawan Figo dibuat kesal dengan keputusan sepihak yang dikeluarkan BPJS Cabang Singkawang.

Sebagaimana diketahui, di surat BPJS Kesehatan Cabang Singkawang dengan Nomor 1394/XIII-03/1218 tentang Tidak di Berlakukannya Surat Rekomendasi Dinas Sosial Sebagai Sarat Pendaftaran PBPU Beserta Keluarganya, yang di Tandatangani pada 31 Desember 2018 kemarin.

Baca: Tanggapi Keluhan Warga yang Ditolak Rumah Sakit, Figo : BPJS Jangan Cuci Tangan

Baca: Ditolak RSUD Karena Tidak Bisa Gunakan Rekomendasi Dinas Sosial dan BPJS, Warga Lapor Ke DPRD

Baca: Tidak Miliki BPJS dan Tidak Bisa Gunakan Rekomendasi Dinsos, Pasien Kecewa Ditolak Rumah Sakit 

Akibatnya, dari surat BPJS Kesehatan itu salah satu warga Desa Gapura, Kecamatan Teluk Keramat yang menderita sakit jantung di Tolak oleh RSUD Sambas.

"Saya kesal dengan BPJS, ini bukan yang pertama penolakan seperti ini. Ini masyarakat kita, mereka perlu dibantu, dimudahkan pelayanannya, bukan dipersulit," ujarnya, (3/1/2019).

"Di sisi lain, BPJS juga mengeluarkan keputusan hanya sepihak. Tidak pernah meminta atau rapat bersama dengan Rumah Sakit atau dinas terkait," paparnya.

Oleh karenanya, Figo yang menerima aduan dari masyarakat itu mengaku sudah melakukan koordinasi dengan beberapa pihak. Diantara adalah pihak Rumah Sakit dan juga Dinas Kesehatan.

"Sudah, saya sudah koordinasi, saya sudah tanyakan kepada mereka. Kan Pemda juga bayar kepada BPJS agar bisa membantu orang sakit, terutama yang kurang mampu," jelasnya.

Dengan demikian, Anggota DPRD dari Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) itu berencana akan mengambil langkah-langkah tegas untuk menyikapi surat edaran dari BPJS Kesehatan tersebut.

"DPRD akan panggil mereka, kita mau dengar penjelasan mereka (BPJS). Saya juga sudah minta Sekda, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD dan lain-lain untuk hadir di Pemanggilan BPJS nanti," tegas Figo.

"Jumat kita akan panggil mereka, hari ini juga saya sudah minta agar disurati itu BPJS," tutupnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved