Jika Anak Demam Lebih Baik Minum Obat Paracetamol atau Ibuprofen, Dokter Anjurkan Ini!
Jika Anak Demam Lebih Baik Minum Obat Paracetamol atau Ibuprofen, Dokter Anjurkan Ini!
Secara farmakologi, obat-obat jenis ibuprofen banyak berikatan dengan lemak, protein, dan dinilai lebih keras dibandingkan parasetamol.
Hal itulah yang membuat obat tersebut kurang direkomendasikan untuk pemakaian secara umum/bebas.

Untuk ibuprofen, pemakaiannya disarankan pada demam yang membutuhkan zat analgesik yang lebih tinggi.
Misalnya saja bila Moms merasakan panas tinggi disertai nyeri selama berhari-hari, memang lebih cocok menggunakan ibuprofen.
Adapun dosis pemberian obat demam, setiap 4-6 jam atau sebanyak 3 kali sehari.
Ini berlaku untuk obat parasetamol maupun ibuprofen.
Untuk efek samping, bila pemakaiannya berlebihan tentunya memiliki efek yang sama yakni biasanya pada organ hati.
“Penggunaan ibuprofen memang lebih tidak disarankan karena bisa mengiritasi saluran cerna, sehingga kebanyakan dokter lebih merekomendasikan parasetamol. Namun, ada juga yang mengombinasikan keduanya,” ujar dokter Diana.
Khusus bagi obat dengan komposisi kombinasi, tidak dianjurkan untuk diberikan pada penderita demam akibat virus maupun seseorang yang terkena gizi buruk.
Ingat, obat demam bukanlah obat penyembuh penyakit, namun memang hanya bekerja sebagai penurun gejala.
Oleh karena itu, sebelum menggunakan kedua obat tersebut ada baiknya untuk lebih teliti lagi terkait penyebab demam yang terjadi pada anak juga pada diri Moms sendiri.
Hal itu agar efektivitas penggunaan obat bisa dirasakan dan gejala tidak kembali timbul.
Yuk Follow Instagram @tribunpontianak.