Peduli Tsunami Banten dan Lampung, Anggota Pramuka Kota Pontianak Galang Dana
Kegiatan tersebut di ikuti oleh 100 Orang Anggota Pramuka mulai dari Golongan Penggalang, Penegak hingga Pandega di bawah binaan Sugiarto Kurniawan.
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak Maudy Asri Gita Utami
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Gerakan Pramuka merupakan bagian dari wadah pembinaan karakter generasi muda dengan berbagai metode pendidikan, salah satunya ialah pengalaman Tri Satya dan Dasa Darma.
Anggota Pramuka selalu di berikan pengajaran pentingnya ikut serta membangun masyarakat serta cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, dimana tertuang dalam poin Dasa Darma Pramuka.
Baca: Jadwal Tes MotoGP 2019: Marquez Kompetitif, Yamaha Ungkap Masalah yang Dihadapi Valentino Rossi
Baca: KPU Pontianak Tunggu Pelaporan LPSDK Peserta Pemilu
Baca: Tips Buat Chat Palsu di WA, Simak Langkah-langkah Simpelnya
Belakangan ini Indonesia mengalami duka yang mendalam dikarenakan musibah bencana alam yang menimpa di Banten dan Lampung. Anggota Pramuka di wilayah Kota Pontianak yang tersebar di 6 Kecamatan segera melakukan penggalangan dana dan sembako guna membantu saudara kita yang tertimpa bencana.
Kegiatan tersebut di ikuti oleh 100 Orang Anggota Pramuka mulai dari Golongan Penggalang, Penegak hingga Pandega di bawah binaan Sugiarto Kurniawan.
Dibuka sejak tanggal 28 sd 30 Desember 2018 kegiatan ini mendapatkan respon positif oleh masyarakat Kota Pontianak, dibuktikan dengan banyaknya partisipasi masyarakat Kota Pontianak yang ikut berdonasi dalam bentuk uang dan barang.
"Berdasarkan laporan dalam 3 hari terkumpul Rp. 22.474.300 yang kemudian disalurkan berupa logistik untuk kebutuhan bayi (pakaian, susu, sabun) , peralatan listrik, peralatan mandi, alat sholat, selimut dan makanan instan," ujar Sugiarto, Rabu (2/01/2019).
Penyaluran tersebut dilakukan pada tanggal 31 Desember 2018 ke Posko Bencana Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Banten di Banten. Penanggung Jawab kegiatan Kak Sugiarto menjelaskan di lokasi bencana sangat membutuhkan dukungan penerangan, perlengkapan bayi, perlengkapan mandi dan makanan bayi.
"Kita akan mengirimkan tim untuk menyaluarkan keperluan yang dianggap mendesak dan sangat dibutuhkan untuk korban bencana" kata Sugiarto.
Lanjutnya, Bersama 2 Orang Pramuka Penegak dari SMA 5 dan Mahasiswa Teknik Lingkungan Untan langsung menuju Posko Kwarda Banten guna menyalurkan bantuan dari Masyarakat Kota Pontianak.
Sugiarto yang merupakan pendiri ATAS GROUP mengucapkan banyak terima kasih untuk Masyarakat Kota Pontianak yang telah banyak berpartisipasi dan mempercayakan Pramuka untuk menyalurkan bantuan ke korban bencana Tsunami di Selat Sunda.
"Dan terima kasih pula disampaikan untuk Kwartir Ranting Sungai Raya yang ikut berpartisipasi dalam penggalangan dana di wilayah kecamatan Sungai Raya. Semoga apa yang di berikan dapat bermanfaat dan mendapatkan balasan di sisi Allah SWT," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/erakan-anggota-pramuka-saat-mengumpulkan-donasi-kepada-masyarakat-kota-pontianak-2.jpg)