Steve Emmanuel 'Sukses' Bawa Kokain 100 Gram: Tak Terdeteksi di Bandara, Polisi Buru Jaringan

Steve Emmanuel 'Sukses' Bawa Kokain 100 Gram: Tak Terdeteksi di Bandara, Polisi Buru Jaringan.......

Editor: Nasaruddin
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Steve Emmanuel 'Sukses' Bawa Kokain 100 Gram: Tak Terdeteksi di Bandara, Polisi Buru Jaringan 

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, Steve membawa kokain itu dengan dililitkan ke dalam baju.

"Dari hasil BAP, tersangka melilitkan (kokain) ke dalam baju, kemudian taruh di koper. Kami akan selidiki kembali, gimana itu bisa tidak terdeteksi," ujar Erick.

Polres Metro Jakarta Barat juga terus memburu pemasok narkoba jenis kokain pesinetron Steve Emmanuel.

Bahkan untuk mempercepat hal itu, Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat bekerjasama dengan International Police (Interpol).

"Kami sudah bekerja sama dengan Kepolisian Belanda. Kebetulan LO (Liaison Officer) Belandanya sudah ke sini," kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Erick Frendrizh, Jumat (28/12).

Erick menambahkan selain dengan Interpol, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Bea Cukai dan Imigrasi Bandara.

Hal itu untuk mengetahui sistem keluar masuk narkoba yang dipahami pihaknya.

"Nanti kami akan menerangkan lebih lanjut setelah hasil penyelidikan selesai," katanya.

Erick menegaskan fokusnya saat ini adalah mencari jaringan atas, khususnya jaringan internasional.

Selain itu Erick juga memastikan pihaknya tidak memburu pemakai narkoba lain seperti dari kalangan artis.

“Kalau jaringan yang lebih atas lagi ya jaringan internasional itu,” kata Erick.

Sementara itu, hingga saat ini Steve belum juga menunjuk kuasa hukum.

Namun demikian, Erick memastikan pihaknya telah menyiapkan kuasa hukum sebagaimana tertuang dalam undang-undang.

Khusus mengenai pengajuan proses rehabilitasi terhadap Steve, hingga sekarang keluarga belum juga mengajukan permohonan tersebut.

Proses pemberkasan pun dipastikan akan berjalan seperti biasa meski nantinya direhabilitasi.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved