Polda Kalbar Ciduk Ratusan Penyamun, Termasuk Kasus di Depan Gereja Katedral! Ada Judi Omzet Rp1,3 M
Ini merupakan rentetan kasus kriminal yang berhasil diungkap kepolisian Polda Kalbar sebulan terakhir. ...
Tapi setiba di RS, Eki sudah meninggal dunia. Sejumlah barangbukti di amankan dari kedua tersangka.
Di antaranya, satu bilah senjata tajam jenis cudik, sepasang sepatu, satu unit HP Android diduga milik korban, dan dua unit sepeda motor.
Baca: Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Kabar Duka Datang Dari Zumi Zola
Baca: Pra Musim MotoGP 2019 - Rossi Terbenam di Posisi 17, Dovizioso Gemilang di Uji Coba Sikuit Jerez
Ini merupakan rentetan kasus kriminal yang berhasil diungkap kepolisian Polda Kalbar sebulan terakhir.
Dalam kurun waktu November hingga Rabu (28/11/2018), jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Barat berhasil mengamankan 388 tersangka tindak kejahatan jalanan (premanisme) dalam beberapa operasi kepolisian.
Dari 388 tersangka yang diamankan, 161 merupakan laporan polisi, dengan Target Operasi (TO) sebanyak 114 orang.
Operasi pengungkapan tersebut dilaksanakan Ditreskrimum dan Satreskrim Polres jajaran Polda Kalbar, dimulai pada 26 Oktober hingga 24 November 2018.
"Satu demi satu kasus diungkap untuk menunjukkan kepada masyarakat keseriusan kepolisian dalam memberantas premanisme dan penyakit masyarakat,” kata Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono saat paparan kasus di Mapolda Kalbar, Rabu (28/11/2018).
Paparan kasus ini juga dihadiri Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir, Direktur Lembaga Strategis Kepolisian Indonesia, Drs Edi Saputra Hasibuan.
Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono menjelaskan, pengungkapan ini merupakan upaya Polda Kalbar dalam rangka melakukan cipta kondisi dalam Operasi Lilin 2018 yang akan digelar jelang Natal dan Tahun baru 2018.
"Selama satu bulan berjalannya operasi ini, kami berhasil mengamankan 388 tersangka kejahatan jalanan," jelas Didi.
Kapolda Kalbar menuturkan dari 388 tersangka yang diamankan, 210 tersangka disidik tercapai 100 persen target, over prestasi sebanyak 96 orang.
"Ada 178 tersangka dibina, didominasi pencurian sebanyak 141 orang dan penadahan hasil pencurian sebanyak 35 orang," terang Didi.
Irjen Pol Didi juga menjelaskan sepanjang 2018, telah digelar Operasi Pekat, Operasi Panah, KKYD Tibtor, dan KKYD Premanisme yang berhasil meringkus kurang Iebih 1.968 tersangka di seluruh wilayah Polda Kalbar.
"Operasi Lilin digelar karena ada keresahan masyarakat akan praktik kejahatan jalanan atau premanisme meningkat menjelang perayaan hari-hari besar maupun pergantian tahun," terang Didi.
Didi menegaskan, Polda Kalbar akan berupaya seoptimal mungkin menjaga stabilitas Kamtibmas dalam rangka mewujudkan situasi yang kondusif dan rasa aman kepada masyarakat.