MPA Diharapkan Tingkatkan Kemandirian Desa Hadapi Karhutla
Menurutnya kehadiran MPA juga sekaligus untuk melakukan monitoring pencegahan kebaran hutan dan lahan serta kebun masyarakat.
Penulis: Try Juliansyah | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribunpontianak , Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kepala BPBD Kabupaten Kubu Raya Muctar mengatakan kehadiran Masyarakat Peduli Api dimaksudkan untuk mendorong terwujudnya MPA dalam menghadapi bencana yang lebih terarah, terencana,terpadu,terkoordinasi.
"Ini juga upaya dalam meningkatkan kemadirian masyarakat Desa dalam melaksanakan upaya-upaya pengurangan resiko bencana kebakaran hutan dan lahan yang ada di Kabupaten Kubu Raya," ujarnya, Senin (26/11/2018).
Baca: Anggota Masyarakat Peduli Api Harus Berasal Desa Sasaran
Baca: Kejari Ajak Masyarakat Pro Aktif Memberikan Informasi Terhadap Tindak Pidana Korupsi
Menurutnya kehadiran MPA juga sekaligus untuk melakukan monitoring pencegahan kebaran hutan dan lahan serta kebun masyarakat.
"Kita patut bersyukur, hari ini sudah terbentuk lagi dua Desa Masyarakat Peduli Api yakni di Rasau Jaya Umum dan Desa Punggur Kecil. Dua Desa ini kita harapkan nanti dapat menekan dan melakukan upaya-upaya pencegahan kebakaran hutan, lahan dan kebun disekitar Desa tersebut," katanya
Terlebih menurutnya dua desa tersebut merupakan daerah yang cukup rawan terjadinya karhutla.
"Mengingat daerah tersebut merupakan salah satu ttitik yang selama ini rawan terjadi kebakaran hutan. Melalui MPA ini nantinya kita harapakan dapat menekan dan mencegah terjadinya kebaran hutan, lahan dan kebun," tutupnya.