Asosiasi Korban Bom Atom Korea Tanggapi Permintaan Maaf Agensi BTS, Big Hit Entertainment

Seperti dilaporkan sebelumnya, pada tanggal 16 November, kepala direktur Big Hit Entertainment mengunjungi Hapcheon county

Penulis: Ayu Nadila | Editor: Tri Pandito Wibowo
allkpop
Pertemuan Big Hit dengan Asosiasi Korban Bom Atom Korea 

Kami, sebagai korban bom atom, memahami dan bersimpati dengan BTS yang menerima kerusakan sekunder karena masalah ini, dan dengan rendah hati menerima permintaan maaf dari Big Hit Entertainment. "

Selanjutnya, asosiasi itu mengumumkan.

"Mulai sekarang, kami berharap Jepang dan media mereka tidak lagi menutupi atau mendistorsi opini publik masyarakat, dan bahwa mereka tidak mengganggu siaran dan aktivitas BTS yang tidak bersalah.

Berharap bahwa tidak akan ada lagi korban bom atom seperti kami di semenanjung Korea, serta di muka bumi ini, kami meminta semua orang menaruh minat yang mendalam pada bom atom dan korban.

Tahun depan pada tanggal 6 Agustus, di 'Konferensi Perdamaian Denuklirisasi ke-74 dan Peringatan Korban Bom Atom,' kami berharap BTS datang ke Hapcheon untuk meluncurkan pesan 'Dunia tanpa Bom Atom, Desa Global Damai ', dengan pertunjukan untuk ditampilkan pada dunia. "

Baca: Dinas Kesehatan Kapuas Hulu Siap Tanggani Caleg Gangguan Jiwa Yang Gagal di Pemilu 2019

Baca: Pagi Ini, Jalan Ahmad Yani Sanggau Terpantau Sepi

Baca: Profil Member BTS dan Fakta-fakta Perjuangan Mereka Sebagai Grup K-Pop Hingga Dikenal Dunia

Soal Kontroversi BTS, Perwakilan Big Hit Entertainment Kunjungi Korban Bom Atom Korea

Pada tanggal 16 November sekitar pukul 1 siang KST, seorang perwakilan dari Big Hit Entertainment mengunjungi daerah Hapcheon, daerah yang biasa dikenal sebagai "Hiroshima Korea" dan tempat tinggal lebih dari 70 persen korban bom atom Korea Selatan.

Dilansir dari Allkpop, seorang direktur utama Big Hit Entertainment, direktur Lee Jin Hyung, mengadakan pertemuan pribadi dengan sekitar 10 orang dari Asosiasi Korban Bom Atom Korea.

Berikut videonya.

Baca: Hujan Lebat Disertai Petir, Ini Peringatan Dini BMKG untuk Tiga Kabupaten di Kalbar

Baca: Valentino Rossi Angkat Suara soal Hasil Latihan Bebas MotoGP Valencia Spanyol 2018

Baca: Jabat Kapolresta Pontianak, Anwar Nasir Salami Jajaran di Acara Penyambutan

"Kami merasa bahwa perlu meminta maaf secara pribadi kepada korban bom atom yang mungkin telah menimbulkan rasa sakit emosional. Meskipun kami tidak bermaksud untuk mencelakakan apa pun, jika ada seseorang yang kami sebabkan sakit emosional sebagai akibat dari kemeja yang berisi gambar pengeboman, kami dengan tulus meminta maaf," ujarnya.

Kepada media yang hadir, Lee Jin Hyung menyampaikan, "Ini adalah tempat di mana kami ingin menawarkan permintaan maaf pribadi kami kepada asosiasi dan korban pemboman, bukan tempat yang dimaksudkan untuk media,"jelasnya.
Setelah pertemuan, perwakilan dari asosiasi mengatakan, "Para korban pengeboman memahami dan berempati dengan rangkaian acara yang sedang berlangsung." 
Pertemuan pihak Big Hit
 (Allkpop)
Seperti yang banyak dari kita ketahui, masalah di atas baru-baru ini dimulai ketika media Jepang mengecam anggota BTS Jimin karena mengenakan kaos yang menggambarkan tema yang terkait dengan pembebasan Korea dari Jepang, termasuk gambar pemboman atom Nagasaki.
Jimin BTS
Jimin BTS ()

Foto yang beredar tersebut menunjukkan Jimin sedang mengenakan kaos yang menggambarkan serangan bom atom Amerika Serikat yang menghancurkan Hiroshima dan Nagasaki pada tahun 1945 dan merenggut ribuan nyawa.

Kaos itu dicap "penghinaan" oleh beberapa orang, sementara yang lain mengklaim bahwa adanya bendera Korea di kaos tersebut dianggap memuliakan peran bom dalam memicu kemerdekaan semenanjung Korea dari pemerintahan Jepang.

Kaos yang masih dijual secara online tersebut juga memiliki tulisan “Patriotism Our History Liberate Korea” (Patriotisme Sejarah Kami Membebaskan Korea).

Hal inilah kemudian yang membuat kehebohan di dunia maya, bahkan sebuah TV di Jepang membatalkn kehadiran BTS sebagai bintang tamu dalam acara mereka.

Yuk follow instagram Tribun Pontianak:

 
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved