KPID Kalbar Apresiasi Dialog Publik LAPMI HMI Cabang Pontianak

Lanjutnya kegiatan ini, dapat medorong pers untuk bekerja untuk kepentingan publik, pemberitaan yang meliputi demokrasi ini harus netral.

KPID Kalbar Apresiasi Dialog Publik LAPMI HMI Cabang Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DAVID NURFIANTO
Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalbar, MS Budi saat penyerahan kenang-kenangan pada acara dialog publik dan launching media online, di aula pendopo wakil walikota pontianak, Jalan KS Tubun Pontianak Kota, kamis (8/11/2018) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak David Nurfianto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalbar, MS Budi mengapresiasi dialog publik yang diadakan Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) HMI Cabang Pontianak.

"Apa yang dilakukan HMI ini, oleh lembaga persnya merupakan sesuatu yang penting dan positif, ini sangat baik dilakukan guna melakuka pengawalan media," ujarnya kepada Tribun di aula pendopo wakil walikota pontianak, Jalan KS Tubun Pontianak Kota, kamis (8/11/2018) sore.

Baca: Direktur LAPMI : Berawal Dari Blog Eksistensinews Jadi Media Online

Baca: Gelar Dialog Publik dan Launching Media Online, LAPMI Ingin Edukasi Mahasiswa Tentang Media Massa

Ia juga menegaskan mahasiswa juga punya peran mengawal demokratisasi yang ada di media, dimana konsentrasinya dalam mengawal media yang tidak berpihak.

"Media ini hadir untuk semua dalam urusan apapun, baik sosial, budaya dan politik," ucapnya.

Lanjutnya kegiatan ini, dapat medorong pers untuk bekerja untuk kepentingan publik, pemberitaan yang meliputi demokrasi ini harus netral.

"Ruang ini sudah terbuka, dimana kedepannya kita akan menghadapi pesta demokrasi yang besar, apa yang diadakan ini merupakan bentuk pengawalan, dimana pihak media tidak mencederai proses demokrasi yang akan datang," jelasnya.

Ia menambahkan, pemimpin media harus bekerja profesional dan independen, dimana mengelola isu-isu politik yang ada, dengan menekankan netralisasi dalam pemberitaan.

"Pro dan kontra politik itu biasa, tapi sebagai media kita harus mengelola isu-isu itu dengan baik tanpa memihak satu pihak saja, tapi harus netral kesemua pihak yang ada," ungkapnya

Ia berharap media yang ada, bisa melakukan pemberitaan yang baik, agar masyarakat yang mengkomsumsi berita tidak menjustice satu pihak saja.

"Dimana KPID punya moto Indonesia berbicara yang baik dibidang apapun, ini punya artian bahwa media juga harus seperti itu," pungkasnya.

Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved