Tuan Guru Bajang (TGB) Bela Jokowi Soal Al Fatekah, Begini Penjelasannya
Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi membela Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait dengan ucapan Al Fatekah
Penulis: Hasyim Ashari | Editor: Agus Pujianto
Tuan Guru Bajang (TGB) Bela Jokowi Soal Alfateka, Begini Penjelasannya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi membela Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait dengan ucapan Al Fatekah.
Pembelaan itu, ia sampaikan di akun Instagram miliknya, @tuangurubajang, Jumat (12/10/2018).
“Kesempurnaan hanya milik ALLOH. Posting ini adalah jawaban saya atas pertanyaan sebagian sahabat. Wallohu a'lam,” tulis TGB Zainul Majdi memberi caption untuk video yang disampaikannya.
Dalam video itu, TGB memberikan penjelasan tentang viralnya Alfateka yang diucapkan Presiden Jokowi.
Baca: TGB Ternyata Sudah Pernah Dipanggil KPK Terkait Kasus Aliran Saham Newmont Nusa Tenggara
Beikut penjelasan TGB Zainul Majdi:
Assalamulaiakum wr wb
Terkait viralnya Alfatekah yang disampaikan oleh Presiden ketika membuka MTQ, saya ingin menyampaikan beberapa hal.
Pertama, apa yang beliau sampaikan itu sesungguhnya adalah ajakan kebaikan.
Sesuatu yang mulia di dalam Islam.
Mengajak untuk mendoakan saudara-saudara kita yang wafat, syahid karena gempa bumi dan tsunami.
Dan di dalam Islam semua ajakan kebaikan di apresiasi oleh Allah dan Rosulnya.
Bahkan pun ketika kita membaca Alquran lalu kita kesulitan untuk melafalkan satu huruf atau satu kalimat dengan baik.
Baca: Unggahan TGB Permintaan Maaf Jokowi Absen di Penutupan Asian Games, Sampai Sindiran Tak Manusiawi
Unggahan TGB kemudian ditanggapi beragam oleh netizen.
@edisubakti70: Alhamdulillah ... kami pun punya panutan Ulama yg santun dan memberikan ketenangan dalam bersikap.
@arytriwibowo: Terima kasih tuan guru bajang,sebenernya gak akan ada perdebatan jika se kelompok orang justru tidak menonjol2kan kebisaan yg sebenernya salah atau tidak bisa.yg akhir nya justru akan memjadi perhatian kelompok lain.saya tetep #prabowosandi
@bintang_saski: Terimakasih pak Tuan Guru Bajang njenengan adem mendengarnya
@rifkirafi: Jangan lah satu golongan memper olok olokan golongan yg lain, marilah kita sama2 bertaubat, negeri ini sdh di worning oleh Allah
Baca: Lihat Korban Gempa di Lombok Utara, TGB Bonceng Presiden Jokowi Pakai Trail
@febryrachmatullah: Kenapa tidak panjenengan saja pak yang jadi capres di sebelah. Harusnya njenengan pak yg jadi capres! Fix piplres 2019 andai 01 Pak Jokowi dan 02 TGB pasti lebih bergengsi. Ibarat liverpool vs MU, atau Barca dengan Madridnya. Skor sulit ditebak! Andai..
@amalia.wrdhny: Subhanallah. Tuang guru guru kami berkelas dunia akhirat. Selalu menebar kebaikan dengan tutur kata santun yang bijaksana❤ semoga tetap sehat tuan guru kami
@asyari_akram: Terimakasih Tuan guruku. cukuplah menegur bukan mencaci. lisan memang tdk lepas dari kesalahan. pak jokowi hanya 1 kali menyebut alfateka sedangkan kami berkali2 menyebutnya sebagai cacian. kita sdh tau itu salah maka cukuplah itu sebagai teguran utk beliau. kesempurnaan hanya milik Allah. semoga Allah mengampuni kita semua. #2019gantipresiden
Baca: TGB Jenguk Korban Gempa Lombok, Warga Curhat Ada Bayi Yang Tertimpa Reruntuhan
@denisutamsah: Alhamdulilah adem dengernya. Inilah ulama sesungguhnya
#2019tetapjokowi
@mohamad_azwar8888: Masya Alloh damai nya jika mrk memiliki sifat seperti @tuangurubajang ...
@romyrisky: Selalu kagum dengan Tuan Guru Bajang, penjelasan yamg runut amat sangat mudah dipahami. Cerminan tinggi ilmu dalam beliau. Terima kasih
@makhrus85: Jgn mudah diadudomba saudara.q , ingatkan bukan memaki atau mencela kita sesama muslim , setiap orang berhak menentukan pilihan, ingat banyak provokator .
Baca: TGB Curhat! Dari Label Munafik, Sindir Sejumlah Tokoh, hingga Disamakan dengan Yahudi
Al Fatekah viral setelah Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVII tahun 2018, yang digelar di Gedung Serba Guna, Jl Wiliam Iskandar, Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut), Minggu (7/10/2018) malam.
Saat itu Presiden Jokowi mengajak kepada semua yang hadir dalam acara tersebut untuk bersama-sama membacakan surat Al Fatihah bagi korban bencana alam dan para keluarga yang selamat agar diberi kesabaran dan ketabahan. (*)