Asian Games
Unggahan TGB Permintaan Maaf Jokowi Absen di Penutupan Asian Games, Sampai Sindiran Tak Manusiawi
Berhasil masuk 4 besar di Asian Games 2018 menjadi raihan terbain sepanjang sejarah bagi Indonesia selama ini.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Malam penutupan Asian Games 2018 dilaksanakan sangat semarak dan meriah.
Berhasil masuk 4 besar di Asian Games 2018 menjadi raihan terbaik sepanjang sejarah bagi Indonesia selama ini.
Acara closing ceremony tak kalah dengan pembukaan sebelumnya, bahkan terbilang spektakuler, sejumlah penampilan artis korea menambah semaraknya suasana.
Hampir seluruh pejabat tinggi hadir, dari Gubernur Anies Baswedan serta Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Baca: Ustadz Abdul Somad Akan Hadiri Haul Akbar Sultan Syarif Abdurrahman Pendiri Kota Pontianak
Tapi sayangnya Presiden Joko Widodo harus melewatkan untuk hadir langsung, karena sedang berada di Lombok bersama para korban gempa.
Dari posko pengungsi korban gempa Lombok, Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur NTB Tuan Guru Bajang menyampaikan permintaan maaf tak bisa hadir dalam sambutan closing ceremony Asian Games 2018.
TGB juga mengunggah permintaan maaf Joko Widodo tak bisa hadir di penutupan Asian Games 2018 di instatorynya.

Tampak kedua tokoh ini sedang berada diantara kerumunan anak kecil dan wanita yang merupakan korban gempa lombok.
Dapat Sindiran
Mantan Kepala Staf Umum TNI, Suryo Prabowo memberikan sindiran pada penampilan Jokowi pada acara penutupan Asian Games 2018, Minggu (2/9/2018).
Sindiran itu diberikan Suryo Prabowo melalui Twitter miliknya, @marierteman.
Suryo mengatakan jika sambutan Jokowi yang beralatar belakang korban gempa di Lombok tidaklah manusiawi.
Baca: 65 Hektar Padang Sabana Jawa Timur Terbakar, Ratusan Personel Dikerahkan
Menurutnya ada unsur pencitraan dalam pidato Jokowi tersebut.
Meski demikian, Suryo tetap memberikan apresiasi bagi para atlet yang telah berprestasi di kancah pesta olahraga Asia tersebut.