Pileg 2019

Bawaslu Awasi Kepatuhan dan Kesesuaian Dana Kampanye Caleg

Faisal Riza menerangkan jika pihaknya akan memonitor terkait dengan dana kampanye dan pengeluaran dari para caleg

Bawaslu Awasi Kepatuhan dan Kesesuaian Dana Kampanye Caleg
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / HAMDAN DARSANI
Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kalbar, Faisal Riza 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kordiv Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kalbar Faisal Riza menerangkan jika pihaknya akan memonitor terkait dengan dana kampanye dan pengeluaran dari para caleg.

Khusus untuk DPR RI, diakuinya memang merupakan ranahnya dari Bawaslu RI, walaupun demikian kegiatan yang dilakukan didaerah khususnya Kalbar tentu tetap diawasi.

"DPR RI kalau dari sisi pengawasan dana kampanyenya dilevel pusat, tapi soal kegiatan yang ada disini tetap kita pantau," ujarnya, Rabu (03/10/2019).

Menurutnya, untuk sekarang baru tahapan LADK ataupun Laporan Awal Dana Kampanye, maka nanti dalam waktu berjalan akan terus diawasi terkait dengan pemasukan maupun sumbangan dengan pengeluaran sang Caleg.

Baca: Pokja Dorong Pengawasan Intensif Terkait Dana Kampanye

"Kan ini baru laporan awal, nanti akan ada laporan penerimaan sumbangan, nanti akan dilihat kesesuain itu, akan dilihat dari rekap kegiatan yang diajukan, prinsipnya kita sampai hari ini belum ada, dilaporan awal dana kampanye nanti akan kita lihat, sumbangan siapa, kemudian persiapannya apa," katanya.

Prinsipnya, kata dia, kegiatan ada yang sudah jalan, kegiatannya harus terintegrasi dengan laporan dana kampanye, berapa sumbangan dan pengeluaranya.

Jika tidak sesuai antara pemasukan dan pengeluaran, Faisal Riza pun menuturkan tentunya ada sanksi bagi para Caleg. Termasuk pembatalan jika terbukti melakukan money politik dengan terstruktur, sistematis dan massiv.

"Pembatalan penetapan hanya jika tidak tepat waktu pelaporan ke akuntan publik, hal ini mengacu pada UU Pemilu 7/2017, Pasal 338 ayat 3," katanya.

Ia pun menuturkan, akan lebih kepada mengawasi kepatuhan isi dan waktu pelaporan.

"Pada prinsipnya saya kira kita akan pastikan strategi pengawasan terkait kepatuhan isi dan waktu, dan soal bagaimana celah untuk memanipulasi," tuturnya.

Selain itu, Faisal Riza juga menuturkan akan menggandeng lembaga lain dalam pengawasan pelaporan dana kampanye ini.

"Sepanjang ini kita baru dengan PPATK, kalau kita sekarang perlu ada pengembangan dan dirumuskan lebih lanjut akan itu," tutupnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved