Terkait Bayi Telantar, Berikut Syarat Orangtua Angkat yang Ingin Mengadopsi Bayi

Direktur Yayasan Nanda Dian Nusantara Devi Tiomana menambahkan jika pihak kepolisian telah memutuskan untuk memberhentikan kasusnya.

Terkait Bayi Telantar, Berikut Syarat Orangtua Angkat yang Ingin Mengadopsi Bayi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKA
Bayi laki-laki yang ditemukan warga di Jalan A Yani 2, sekitar kantor Bupati Kubu Raya pada 21 Agustus lalu saat dirawat di Lembaga Kesejahteraan Ibu dan Anak (LKIA) Permata Ibu, Jalan Sulawesi (tepatnya di persimpangan Jl Sulawesi-Jl Maluku), Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (23/8/2018). Saat ini ada dua bayi laki-laki yang dirawat di Permata ibu. Kedua bayi tersebut merupakan bayi yang ditemukan warga pada tanggal 7 Agustus 2018 lalu di Jalan Parit H Husein 2, komplek Sejahtera I, Pontianak, dan satunya lagi adalah bayi yang ditemukan warga di Jalan A Yani 2, sekitar kantor Bupati Kubu Raya pada 21 Agustus lalu. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nur Imam Satria

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam beberapa hari ini warga Kota Pontianak dan Kubu Raya dikejutkan dengan dua penemuan bayi yang dibuang oleh orangtuanya, dalam hal itu dinas sosial melalui Lembaga Kesejahteraan Ibu dan Anak (LKIA) yang bertanggung jawab untuk merawat bayi-bayi tersebut, memberikan beberapa persyaratan untuk para orangtua yang ingin mengadopsi bayi tersebut.

Menurut Direktur Pelaksana Harian LKIA Kusmanto mengatakan, jika selama pihak kepolisan melakukan penyelidikan pada kasus bayi terlantar itu, maka pihaknya akan terus merawat dan mengurus bayi-bayi itu.

Baca: Penemuan Bayi di Dekat Kantor Bupati Kubu Raya, Ini Tanggapan Pengamat Sosial Untan

Baca: Terkait Bayi Telantar di Jalan Paris II, Polsek Pontianak Selatan Telah Mendalami Penyelidikan

"Kalau dari kami pihak LKIA itu tugasnya kan, merawat dan mengasuh sementara, selama status anak tersebut masih dalam penyelidikan polisi, anak itu masih tanggung jawab LKIA," ujar Kusmanto Kamis (23/8/2018).

Menurut Direktur Yayasan Nanda Dian Nusantara Devi Tiomana menambahkan jika pihak kepolisian telah memutuskan untuk memberhentikan kasusnya.

Maka dari itu bayi tersebut berhak untuk diadopsi oleh orangtua asuh yang ingin mengangkat bayi tersebut, menurut PP 54 tahun 2007 tentang pelaksanaan pengangkatan anak, Devi menyebutkan beberapa persyaratan yang wajib diketahui oleh para orangtua asuh sebelum ingin mengangkat si bayi.

Berikut persyaratan calon orangtua angkat yang ingin mengadopsi bayi terlantar tersebut,

a. Sehat jasmani dan rohani
b. Berumur paling rendah 30 tahun dan paling tinggi 55 tahun
c. Beragama sama dengan agama calon anak angkat
d. Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum karena melakukan tindak kejahatan
e. Berstatus menikah paling singkat 5 tahun
f. Tidak merupakan pasangan sejenis
g. Tidak atau belum mempunyai anak atau hanya memiliki satu orang anak
h. Dalam keadaan mampu ekonomi dan sosial
i. Memperoleh persetujuan anak dan izin tertulis orangtua atau wali anak
j. Membuat pernyataan tertulis bahwa pengangkatan anak adalah demi kepentingan terbaik bagi anak, kesejahteraan dan perlindungan anak
k. Adanya laporan sosial dari pekerja sosial setempat
l. Telah mengasuh calon anak angkat paling singkat 6 bulan, sejak izin pengasuhan diberikan dan
m. Memperoleh izin Menteri dan atau kepala instansi sosial.

Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved