Citizen Reporter

Karhutla Kian Mengkhawatirkan, Lanud Supadi Siagakan Pesawat Cassa 212

Untuk sementara ini mendukung dengan pesawat Casa 212, untuk menebarkan garam di langit Kalbar

Penulis: Try Juliansyah | Editor: Jamadin
ISTIMEWA
Lanud Supadio Siagakan Pesawat Cassa 212 Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalbar 

Citizen Reporter

Kepala Penerangan Lanud Supadio,Letkol Sus Filfadri

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalbar semakin mengkhawatirkan. Titik api sebagai penyebab utama bencana tahunan yang belum juga ditemukan cara terbaik mengatasinya, jadi ancaman tersendiri bagi kesehatan masyarakat di Bumi Khatulistiwa.

Untuk membantu mengatasi masalah ini, Pangkalan TNI AU (Lanud) Supadio, telah menyiagakan dan mengoperasikan pesawat Cassa 212. Pesawat angkut ini digunakan untuk mendukung program Teknik Modifikasi Cuaca (TMC). 

Baca: Milad ke-20, Ishak Ali Berharap FPI Tetap Menjadi Organisasi Masyarakat Bernafaskan Islam

TMC adalah program membuat hujan buatan, yang merupakan kerja sama TNI AU, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Hujan Buatan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Kegiatan ini berlangsung di Lanud Supadio, Minggu (19/8).  

"TNI AU, sesuai dari permintaan BNPB, menyiapkan pesawat angkut. Untuk sementara ini mendukung dengan pesawat Casa 212, untuk menebarkan garam di langit Kalbar," kata Danlanud Supadio, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Minggit Tribowo, S.IP.

Selain pesawat Cassa 212, Lanud Supadio juga terus membantu mengurangi dampak bencana kabut asap, dengan berbagai cara. Termasuk menyiapkan posko darurat di baseops, dengan personel yang siap siaga.

"Ini sesuai dengan tugas pokok TNI AU, dengan tambahan armada ini tentunya jangkauan jelajah untuk mengurangi dampak bencana kabut asap ini akan semakin luas, bahkan jangkauan bisa sampai ke Provinsi lain," ujarnya.

Upaya mengatasi dampak kabut asap ini dilakukan dengan mengurangi titik api yang tersebar di wilayah Kalbar. Personel Lanud Supadio bersama dengan pihak-pihak  terkait, di antaranya Kodam XII/Tanjungpura, Lantamal XII Pontianak, Polda Kalbar, Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan stakeholder yang lainnya.

Baca: Kasus Video Mesum dengan Ariel Noah Diungkit, Cut Tari Muncul di Layar Kaca, Ini Yang Dilakukannya

"Kami siap siaga membantu upaya mengatasi bencana kabut asap ini. Ini salah satu bentuk kerjasama, misalnya memantau kondisi titik api melalui udara di atas 8.000 kaki,” papar Danlanud.
Disebutkan Marsma TNI Minggit, hingga Minggu (19/8) siang, cuaca Kalbar pada ketinggian 8.000 kaki, masih tertutup kabut pekat. Cuaca berkabut tebal tersebut, cukup mengganggu aktivitas penerbangan. Sehingga dengan bantuan Pesawat Cassa 212 tersebut, dilakukan lah TMC. 

“Kita juga membantu dengan hujan buatan melalui water bombing maupun rekayasa hujan buatan. Sekarang kita terus pantau titik api di titik-titik mana, baru lakukan rekayasa cuaca," tambahnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved