Tips Menangani Asam Urat Yang Mengancam Menurut dr Sung
Pola hidup tidak sehat, kurang berolahraga dan bekerja di dalam kantor sehingga tubuh kurang gerak tentu dapat memicu berbagai penyakit
Penulis: Rizki Fadriani | Editor: Madrosid
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Bella
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pola hidup tidak sehat, kurang berolahraga dan bekerja di dalam kantor sehingga tubuh kurang gerak tentu dapat memicu berbagai penyakit, satu diantaranya adalah asam urat.
Penyakit yang ditandai dengan nyeri di persendian hingga mengalami pembengkakan di beberapa bagian tubuh ini sangat menyiksa bagi oara penderita.
Mereka biasanya akan mengalami rasa nyeri di seluruh tubuh, terutama dibagian sendi-sendi seperti lutut, pergelangan tangan dan pinggang.
Baca: Segini Jumlah Warga Binaan Rutan Klas II B Sanggau
Namun sebenarnya ada beberapa hal yang cukup mudah, untuk dilakukan saat kamu terserang oleh penyakit yang satu ini.
Dalam video youtubnya Tanya dr Sung, Dokter Sungandi Santos membagikan beberapa cara mudah yang bisa kamu coba di rumah saat diserang asam urat.
1. Mengkonsumsi makanan yang tinggi serat
Makanan yang tinggi serat dapat diperoleh melalui sayur dan buah-buahan, terutama sayuran hijau yang memiliki daun
Serat juga dapat kamu peroleh dengan mengkonsumsi rumput laut dan bawang merah, ini sangat baik bagi penderita asam urat.
2. Mengkonsumsi buah yang mengandung anti oksidan tinggi
Saat terkena asam urat, cobalah mengkonsumsi buah strawberry, blueberry, blackberry juga anggur, karena buah-buahan ini mengandung anti oksidan tinggi yang dapat mengurangi asam urat.
Selain itu, kamu juga bisa mengkonsumsi buah pepaya, nanas dan cheri yang memiliki anti peradangan alami serta anti oksidan yang dapat membantu meringankan gejala asam urat.
3. Minum air putih yang cukup
Air putih sangat berperan penting dalam proses mengeluarkan limbah dalam tubuh, termasuk limbah asam urat.
Jika kamu sudah mengkonsumsi obat atau makanan yang dianjurkan diatas, tapi air dalam tubuh tidak cukup, otomatis sirkulasinyapun akan terhambat, proses pembuangan racun ini juga akan terhambat dan ginjal akan bekerja lebih berat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/dokter-sungandi-santos_20180816_101722.jpg)