Citizen Reporter

Tips Jitu Mahasiswa Baru Sukses di Kampus

Di samping itu, anggota, alumni, kiprah organisasi, umur organisasi juga perlu dipertimbangkan.

Penulis: Ishak | Editor: Jamadin
ISTIMEWA
Punggawa Korps HMI-Wati Komisariat FISIP Untan, Novita Aprilia. 

Citizen Reporter
Pengurus Korps HMI-Wati Komisariat FISIP Untan, Novita Aprilia

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID PONTIANAK - Siapa yang tak bangga ketika menjadi mahasiswa? Siswa tingkat tinggi yang dibanggakan masyarakat karena telah lama menjadi penyambung lidah rakyat dan pemerintah, agent of social control, dan iron stock.  

Disisi lain terdapat rasa deg-degan, takut, dan rasa ingin tahu yang cukup tinggi terhadap dunia kampus. Ketika menjadi mahasiswa baru, tentu saja sebagian besar mahasiswa dibayangi oleh kehidupan kampus dan senioritas didalamnya.  Sehingga berpengaruh terhadap kehidupannya di kampus.

Oleh karena itu, Korps HMI-Wati Komisariat FISIP Untan berbagi tips ketika menjadi maahasiswa baru. Tips yang sangat penting dan terlalu bagus untuk dilewatkan.

Tips yang kami berikan juga merupakan penyesalan senior kampus “seandainya saja saya tahu tips ini ketika menjadi mahasiswa baru”. Jika mahasiswa tahu tips ini, InsyaAllah masa perkuliahannya lebih berfaedah.

Berikut tips-tipsnya :

#Mengikuti serangkaian ospek/pengenalan kampus dan kegiatan sejenisnya.

Ini menjadi masalah ketika muncul stigma negatif tentang pengenalan kampus bagi mahasisnya baru, misalnya sikap senior yang cukup menguji mental seorang mahasiswa baru.

Baca: Ditetapkan Bupati dan Wakil Bupati Sanggau Terpilih, Ini Program Prioritas PH YO

Namun yang perlu kita ketahui bahwa setiap kegiatan tentu saja memiliki dampak positif dan negative. Hal itu tergantung dalam diri setiap orang, di mana seorang mahasiswa baru dituntut untuk dapat memfilter hal-hal yang positif dan menerapkannya dalam kehidupan kampus.

Serangkaian pengenalan kampus bagi mahasiswa baru, menuntut kita agar tetap menjaga loyalitas terhadap kampus dan terus memberi kontribusi nyata di masa yang akan datang.

#Gabung organisasi intra dan ekstra kampus.

UKM maupun OKP akan membuka pendaftaran angora baru pada masa penerimaan mahasiswa baru. Perlu diperhatikan bahwa kebutuhan mahasiswa tidak hanya akademis saja, melainkan kepemimpinan dan manajemen yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca: Satu Keluarga di Melawi Terbakar Saat Membakar Ladang, Begini Kronologinya

Dengan berorganisas, dapat membentuk pribadi yang unggul dan berwawasan. Tentunya dapat menjadi mahasiswa yang berpengaruh dalam lingkungan kampus dan masyarakat secara umum.

Untuk bergabung dalam organisasi, yang perlu kita telusuri ialah pengaruh dan kontribusi organisasi tersebut terhadap masyarakat.  Di samping itu, anggota, alumni, kiprah organisasi, umur organisasi juga perlu dipertimbangkan.

Misalnya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai organisasi islam tertua dan terbesar di Indonesia yang telah memberi banyak kontribusi untuk indonesia sejak terbentuknya pada tahun 1947. Kini HMI juga telah membuka cabang di luar negeri.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved