Pilgub Kalbar

32 Ribuan Form C6 Tak Terdistribusi, Ini Penjelasan KPU Provinsi Kalbar

Berdasarkan hasil informasi dari petugas dilapangan, kata Ramdan bahwa ketika petugas yang hendak mengantarkan form C6 kepada pemilih

32 Ribuan Form C6 Tak Terdistribusi, Ini Penjelasan KPU Provinsi Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / WAWAN GUNAWAN
Ketua KPU Kalbar, Ramdan Saat menyampaikan kata smabutan di Rapat Pleno Rekapitulasi Perhitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat di Ballroom Qubu Resort Kubu Raya, Minggu (8/07/2018).   

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Ketua KPU Provinsi Kalbar Ramdan mengatakan berkaitan dengan persoalan C6, pihaknya telah menuangkannya didalam form DC2 yang berisi tentang kejadian khusus yang terjadi pada saat proses pemungutan dan perhitungan suara.

Berdasarkan hasil informasi dari petugas dilapangan, kata Ramdan bahwa ketika petugas yang hendak mengantarkan form C6 kepada pemilih, orang yang bersangkutan tidak berada ditempat dan tidak semua pemilih juga yang dapat ditemui.

Baca: Bawaslu Kalbar Temukan 32 Ribu Form C6 Tak Terdistribusi

Baca: Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilgub Kalbar, Berikut Rincian Total Suara Tiap Paslon!

Baca: ‎Tiga Paslon Tak Hadiri Rapat Pleno KPU Provinsi Kalbar

“Sudah ada mekanisme yang mengatur, jika terdapat warga tidak mendapatkan C6, maka warga tersebut bisa melaporkan diri ke petugas PPS, perlu adanya sikap pro aktif juga dari masyarakat,” ujarnya.

Kendala yang terjadi dilapangan soal distribusi form C6, bukan berarti kawan-kawan petugas KPU di bawah tidak maksimal dalam bekerja, karena memang terdapat banyak laporan dari petugas dibawah ketika proses distribusi para pemilih tidak bisa ditemui.

“Itu merupakan problem. Bukan hanya problem dari penyelenggara akan tetapi ada juga problem teknis,” ujarnya

Ramdan juga mengatakan angka tidak terdistribusinya sekitar 32ribuan lembar form C6 daru Bawaslu bukan berarti seluruhnya kehilangan hak pilih.

“C6 itu hanya surat pemberitahuan. Kalaupun terdapat pemilih yang tidak mendapatkan C6, selama yang bersangkutan ada didalam DPT maka tetap bisa memberikan hak pilihnya ataupun jika terdapat pemilih yang tidak masuk didalam DPT namun memiliki e KTP ataupun suket tetap bisa memberikan hak pilih,” ujarnya. 

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved