Polsek Meranti Bantu Tim Puskesmas Evakuasi Warga yang Sakit

Sempat viral di Medsos seorang ibu yang tinggal di Dusun Sejagan, Desa Tahu, Kecamatan Meranti, mengalami sakit dan butuh bantuan uluran tangan.

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Kapolsek Meranti Asep Tabroni bersama anggotanya membantu tim puskesmas Meranti untuk mengevakuasi warga yang sakit pada Sabtu (7/7/218). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Sempat viral di Medsos seorang ibu yang tinggal di Dusun Sejagan, Desa Tahu, Kecamatan Meranti, mengalami sakit dan butuh bantuan uluran tangan. Mencul tanggapan dari warganet untuk memberikan bantuan.

Dengan kesigapan, pihak Polsek Meranti pun turut membantu pihak Puskesmas Meranti. Dalam mengevakuasi ibu yang sakit itu atas nama Dinik (34), karena berasal dari keluarga kurang mampu untuk mendapat perawatan medis.

Kapolsek Meranti Ipda Asep Tabroni, turun langsung bersama anggotanya yakni Bhabinkamtibmas Desa Tahu Brigpol Abadi Susanto, membantu tim Puskesmas Meranti yang dipimpin Kepala Puskesmas Kamisius Urip pada Sabtu (7/7/2018).

Baca: Jangan Berpikiran Kanker, Berikut 4 Alasan Mengapa Payudara Anda Terasa Sakit

Kapolsek Meranti menerangkan, kegiatan evakuasi tersebut berawal adanya informasi dari anggota Bhabinkamtibmasnya bahwa ada warga Nango, Dusun Sejagan yang diduga menderita sakit Tumor Intra Abdoment.

Dengan keterbatasan ekonomi dan akses transportasi yang sangat sulit, sehingga sakitnya semakin parah. Selanjutnya Bhabinkamtibmas menyampaikan kepada Kapolsek bahwa tim dari Puskesmas Kecamatan Meranti akan melakukan evakuasi.

Jarak tempuh untuk sampai ke lokask lumayan jauh, dimana harus menempuh perjalanan panjang sebelum sampai ke Nango, Dusun Sejagan. Dari Meranti memakai kendaraan ambulance, dengan jarak sejauh 15 km untuk sampai ke Dusun Sekiok.

Setibanya di Dusun Sekiok memarkirkan mobil Ambulance yang tidak bisa lewat, karena kondisi jalan yang sempit. Kemudian dari Dusun Sekiok sampai ke Nango, Dusun Sejagan ditempuh dengan jarak sejauh 9 Km dengan berjalan kaki.

Saat dievakuasi dari Nango, Dusun Sejagan, Desa Tahu ke Puskesmas Meranti, Dinik berbaring di atas tandu yang terbuat dari bambu lalu diikat. Kapolsek dan Bhabinkamtibmas serta tim dari puskesmas berjalan kaki sekitar 1 satu setengah jam.

Dalam memikul Dinik, dilakukan secara bergantian bersama warga setempat sampai ke mobil Ambulance. Selanjutnya langsung dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis yang memadai.

Bhabinkamtibmas Brigpol Abadi mengatakan, hal sekecil apapun yang kita lakukan sangat berarti untuk warga. "Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap warga di Kecamatan Meranti, terlebih kepada mereka yang membutuhkan," katanya.

Kapolsek Meranti mengatakan, untuk warganya yang sedang sakit dan membutuhkan bantuan. Pihaknya akan berusaha membantu meringankan beban dengan memberikan bantuan tenaga sebagai wujud kepedulian.

Kegiatan ini juga dilakukan untuk menjalin silaturahmi dan komunikasi dengan baik antara kepolisian dengan masyarakat

"Saat ini pasien sudah berada dan dirawat di Puskesmas Meranti, kemudian rencana hari ini akan dibawa ke RSUD Landak untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut," ungkapnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved