Dugaan Website KPU diretas, Begini Tanggapan Pengurus PDI Perjungan Kalbar

Nanti bisa disondingkan dengan data yang dimiliki oleh KPU apakah ada atau tidak manipulasi dan seterusnya.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Ketua Fraksi PDIP DPRD Kalbar, M Jimi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Wakil Ketua Bidang Politik dan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD PDI Perjuangan Kalbar M Jimy menilai persoalan terganggunya server KPU RI merupakan persoalan biasa, karena hal tersebut berlaku se Indonesia.

Adanya informasi tentang adanya hacker yang berniat buruk dimungkinkan saja bisa terjadi.

Baca: PT Liga Indonesia Baru Tunggu Keseriusan PSM Makassar

Baca: Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Sadis di Ketapang, Terungkap Motif Habisi Korban

“Soal pengamanan apalagi kami dari PDI Perjuangan, kami pasti punya data sendiri entah itu dengan cara manual maupun dengan cara IT kami sendiri,” ujarnya.

Dirinya mengatakan sudah melakukan pengamanan terhadap seluruh perolehan suara.

Nanti bisa disondingkan dengan data yang dimiliki oleh KPU apakah ada atau tidak manipulasi dan seterusnya.

“Kita boleh saja berprasangka akan tetapi kita tidak boleh menuduh. Bisa saja jika terjadi kekeliruan merupakan kekeliruan sistem. Yah namanya juga buatan manusia tentulah bisa rusak. Buatan tuhan yak matikan seperti manusiakan, apalah lagi buatan manusia,” ujarnya

“Jika ada orang yang berfikiran jelek, saat itulah dia rusak. Kalau saya tidak berfikaran jelek. Ikuti saja ini merupakan kesalahan sistem pada web KPU saja karena mungkin beban webnya terlalu besar sehingga sampai down,” imbuhnya. 

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved