Idul Fitri 1439 H
Umat Islam di Menyuke Tetap Antusias Ikuti Pawai Takbiran Setelah Turun Hujan
Sejumlah personel Polri dan TNI memberikan pengamanan dan pengawalan berlangsungnya pawai takbiran.
Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Dhita Mutiasari
Umat Islam di Menyuke Tetap Antusias Ikuti Pawai Takbiran Setelah Turun Hujan
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK- Ketua PHBI Kecamatan Menyuke, Haderan AS mengungkapkan, pawai takbiran yang digelar pihaknya dimaknai sebagai bentuk kegembiraan umat Islam yang ada di Desa Darit menyambut kemenangan, setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan pada bulan suci Ramadan.
"Itu lah maknanya, artinya sebulan puasa itu telah dijalankan dengan baik, dengan penuh kekhusyu'an, sehingga saat malam takbiran ini bersyukur kepada Allah SWT," ungkapnya didampingi sejumlah tokoh Forkopimcam Menyuke.
Baca: Bedug Berukuran Besar Ikut Meriahkan Pawai Takbiran di Menyuke
Baca: Karolin Ikut Rasakan Kebahagiaan Ramadan Bersama Muslim Kalbar
Haderan menyebutkan, antusias umat Islam cukup menggembirakan, kendati dalam kondisi hujan dan listrik padam.
"Tapi setelah salat Isya hujan reda, masyarakat khususnya umat Islam di Desa Darit menyambut dengan baik dan tetap antusias mengikuti pawai takbiran malam ini," sambungnya.
Baca: Pawai Obor Takbir Keliling Semarakkan Perayaan Hari Raya di Desa Nanga Semangut
Baca: Pj Gubernur Kalbar dan Kapolda Kalbar Hadir Memeriahkan Festival Meriam Karbit
Sebelumnya diberitakan, kemeriahan takbiran keliling terlihat dari antusiasnya umat Islam di Desa Darit, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak mengikuti pawai takbir lebaran Idul Fitri 1439 H, Kamis (14/6/2018) malam.
Hujan deras disertai angin kencang sempat turun, beberapa jam sebelum digelarnya pawai takbir.
Namun tak menyurutkan semangat umat Islam di Desa Darit mengikuti pawai takbiran berkeliling desa.
Sejumlah personel Polri dan TNI memberikan pengamanan dan pengawalan berlangsungnya pawai takbiran.
Bedug berukuran besar dengan hiasan lampu tampak menyemarakkan pawai takbiran ini.
Kendati listrik padam, suara takbir yang menggema, tetap memberikan suasana kemeriahan menyambut kemenangan, setelah berpuasa sebulan penuh selama Ramadan