Strategi Jitu Ekskul Nasyid MAN 1 Pontianak Jaga Regenerasi dan Budaya Prestatif
"Kami selalu menjaga regenerasi. Sehingga jika siswa sudah naik kelas, generasi penerusnya bisa terus berkesinambungan," ujarnya.
Penulis: Ishak | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Eksistensi ekstrakurikuker (ekskul) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pontianak tergolong sangat baik. Lebih dari itu, ekskul satu inipun sejauh ini tercatat sebagai ekskul yang konsistensinya dalam mempersembahkan prestasi bagi sekolah sangat baik.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan (Waka Kesiswaan) MAN 1 Pontianak, Heru Nuryati (48), membeberkan 'rahasia' itu, saat dijumpai, Sabtu (05/05/2018).
Baca: Asa Abizard Acapella, Tim Nasyid MAN 1 Pontianak Retas Popularitas Hingga Level Nasional
"Kami selalu menjaga regenerasi. Sehingga jika siswa sudah naik kelas, generasi penerusnya bisa terus berkesinambungan," ujarnya.
Regenerasi, katanya, jadi hal yang sangat penting. Pola menejemen ini memastikan bakat-bakat terbaik untuk tim nasyid tak pernah putus generasi.
Baca: Asa Abizard Acapella, Tim Nasyid MAN 1 Pontianak Retas Popularitas Hingga Level Nasional
Anggota nasyid yang sudah berstatus siswa kelas XII tidak diperkenankan ikut lomba. Alasannya, siswa sudah harus memfokuskan diri menyambut ujian akhir kelulusan sekolah.
'Tugas' berkompetisi pun diembankan kepada penerusnya, siswa kelas XI dan X. Siswa di tingkat inilah yang kemudian disiapkan intensif untuk terlibat aktif di berbagai kompetisi.
Agar dapatkan hasil maksimal, sekolah menurutnya siapkan pelatih khusus. Targetnya, mengeksplorasi sebaik mungkin bakat tim baru, agar kemampuan olah vokalnya lebih baik.
"Selain itu, para seniornya juga kami ajak untuk membimbing juniornya. Jadi bisa berbagi kepada para penerus-penerusnya," pungkasnya.