Kembangkan Ekowisata, BTNGP Kolaborasi dengan Pemerintah Desa
Oleh sebab itu, menurut dia, untuk menarik para wisatawan, pemerintah desa perlu membuat semacam paket wisata.
Penulis: Faiz Iqbal Maulid | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Kepala Balai Taman Nasional Gunung Palung (TNGP) Sukadana, Bambang Hari Trimarsito mengatakan, pihaknya hingga kini masih berupaya berkolaborasi dengan pemerintah desa yang berada di sekitar kawasan TNGP untuk mengelola objek ecowisata.
Diharapkan, melalui kerjasama antara Balai TNGP dan pemerintah desa, masyarakat setempat juga dapat meraup keuntungan secara ekonomi.
Baca: Peringati Hardiknas, Dinas Pendidikan Kayong Utara Gelar Jalan Sehat
Selain juga bertujuan agar berbagai objek ecowisata di kawasan TNGP berkembang pesat.
"Misalnya nanti ada turis datang, kita serahkan ke pemerintah desa, nanti turis ini menginap dan makan di desa itu, bisa di rumah penduduk," katanya di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.
Oleh sebab itu, menurut dia, untuk menarik para wisatawan, pemerintah desa perlu membuat semacam paket wisata.
Baca: PETI Lebih Banyak Mudharat, Ini Kata Pemda Kapuas Hulu
Sehingga, para wisatawan yang datang tidak hanya diajak menikmati keindahan alam berikut flora dan fauna yang ada di kawasan TNGP.
"Mungkin bisa dibuatkan paket wisata dengan mengajak para turis ini menanam padi atau memanen padi, karena umumnya ecowisata ini kan yang dicari pengalaman," imbuhnya.
Salah satu destinasi wisata yang kini tengah dikembangkan oleh Balai TNGP adalah wisata Lubuk Baji yang terletak di Desa Sedahan Jaya, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.
Jika beruntung, para turis yang datang ke Lubuk Baji dapat melihat secara langsung aktivitas orangutan di habitat aslinya.
"Tapi tetap kita tidak bisa menjanjikan, yang namanya satwa liar kan kita tidak bisa atur dia harus gini-gitu," selorohnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/lubuk-baji_20180430_104227.jpg)