Sendok dan Paku Berkarat Bersarang Selama Dua Tahun di Perut Wanita Asal Kalimantan Ini

Jahrani pernah dioperasi dua kali pada 2015 untuk mengeluarkan benda-benda asing dalam perutnya.

Editor: Agus Pujianto
Tribun Kaltim/Rahmad Taufik
Jumrah menunjukkan hasil rontgen anaknya, Jahrani yang di dalam perutnya terdapat sendok, penjepit kuku, paku dan pengupas wortel. 

Baca: Nia Ramadhani Beberkan Soal Jatah Uang dari Ardi Bakrie! Ops, Sudah Dibatasi

"Biasanya, dorongan untuk makan benda asing ketika saya lagi sendirian, ketika orangtua sudah tidur malam hari," katanya.

Saat ini kondisi badan Jahrani lebih baik dibandingkan sebelumnya ketika ada sendok bersarang dalam perutnya.

Dokter juga sudah memeriksa kondisi syaraf Jahrani. Hasil scan syaraf Jahrani juga normal.

Beruntung orangtua Jahrani tidak dibebani biaya pengobatan dan operasi selama di rumah sakit.

Baca: Wow! Sepatu Nagita Slavina Seharga 1 Unit Sepeda Motor

"Saya menggunakan Jamkesda dan kartu BPJS sehingga semua pengobatan Jahrani gratis," ujar Jumrah.

Kendati demikian, ia masih mengutang untuk keperluan makan dan transportasi selama menunggui anaknya di rumah sakit.

Belum lagi, dia harus membeli pempers satu bal buat Jahrani selama perawatan.

Sedangkan pekerjaan suaminya serabutan, seperti berkebun, gali batu dan kuli bangunan.

Jumrah berharap anaknya bisa kembali normal dan tidak makan benda tak lazim lagi. (TribunKaltim.om/Rahmat Taufiq)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved