Kreasi Sungai Putat Gelar Aksi Nanggok Sampah, Komunitas Perduli Sungai!
Dalam rangka Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Kreasi Sungai Putat (KSP) menggelar kegiatan aksi spontanitas "Nanggok Sampah"
Laporan Wartawan (mg) Tribun Pontianak, Bella
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam rangka Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Kreasi Sungai Putat (KSP) menggelar kegiatan aksi spontanitas "Nanggok Sampah" di beberapa parit yang ada di Kecamatan Pontianak Utara, khususnya di kawasan sekitar kantor Camat Pontianak Utara di Jalan Khatulistiwa, pada Rabu (21/02 /2018).
KSP adalah sebuah komunitas yang perduli terhadap isu sampah, terutama sampah di kawasan parit.
Komunitas ini lahir berdasarkan inisiatif dari sembilan orang pemuda.
Koordinator Kreasi Sungai Putat (KSP) Syamhudi, menuturkan, awalnya mereka adalah pemuda yang sering ngopi di salah satu warung di tepian Sungai Putat, di Jalan Khatulistiwa Pontianak.
Baca: Penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa Diperlukan Kebijakan Provinsi Sebagai Fasilitator
Berawal dari kondisi sungai Putat yang penuh sampah, mereka akhirnya berinisiatif untuk memasang jaring sampah di sungai tersebut.
Namun, ternyata pemasangan jaring tersebut meminculkan persoalan baru, yaitu penumpukan sampah.
"siapa yg mo nanggo, kemudian yang ngurus ke TPS siapa? , " ujarnya.
Akhirnya mereka merubah kegiatan menjadi edukasi
"Kami melakukan pertemuan RT/RW, lalu mengajak anak-anak menggambar, berpuisi, dan menari sambil mengenalkan kepada mereka mengenai bahaya sampah dan soal menjadi kebersihan sungai, " katanya.
Hingga saat ini, 75% warga di sekitar sungai Putat sudah sadar akan kebersihan sungai.
Sudah ada kontrol sosial yang terbangun disana, jika mau buang sampah mereka dianm-diam, dan jika ketahuan ada warga yang menegurnya," ujar Syamhudi.
Kini komunitas yang sudah berjalan sekitar delapan tahun tersebut, sudah menggelar tiga kali festival parit, pertama pada 2016, 2017 dan juga pada tahun ini yang dimulai sejak 21/02 hingga puncaknya pada 23 Maret mendatang, bertepatan dengan perayaan titik kulminasi matahari di kawasan Sungai Putat.
Gerakan mereka juga sudah mulai diikuti oleh kawasan lain, diantaranya oleh warga di daerah Sungai Jawi, dan kini mereka telah memiliki 27 anggota yang terlibat dalam kepengurusan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/koordinator-kreasi-sungai-putat-ksp-syamhudi_20180221_230648.jpg)