Naik Dango ke-3 Pontianak Digelar, Hadirkan Tarian hingga Lomba Tradisional
Jika Pekan Gawai Dayak lebih menitikberatkan pada seni budaya, maka Naik Dango lebih kental dengan unsur adat.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Ketua DAD Kota Pontianak, Yohanes Nenes, mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Barat, khususnya warga Kota Pontianak, untuk turut meramaikan event budaya tersebut.
- Ia mengatakan, selama lima hari pelaksanaan, mulai 21 hingga 25 April 2026, panitia telah menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari stand kuliner, stand asongan, hingga pameran.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dewan Adat Dayak Kota Pontianak menggelar Festival Naik Dango ke-3 di Rumah Radakng Pontianak, Jalan Sutan Syahrir, Kecamatan Pontianak Kota, pada Senin 20 April 2026.
Ketua DAD Kota Pontianak, Yohanes Nenes, mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Barat, khususnya warga Kota Pontianak, untuk turut meramaikan event budaya tersebut.
Ia mengatakan, selama lima hari pelaksanaan, mulai 21 hingga 25 April 2026, panitia telah menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari stand kuliner, stand asongan, hingga pameran.
Selain itu, panggung utama juga akan dimeriahkan oleh penampilan artis-artis Dayak.
"Selama lima hari ada stand kuliner, pameran, serta hiburan dari artis Dayak yang akan tampil di panggung utama," ujarnya saat diwawancarai di Rumah Betang, Jalan Letnan Jenderal Sutoyo, Kecamatan Pontianak Selatan, pada Senin 20 April 2026.
• Wali Kota Pontianak Lepas Naik Dango 2026, Hadirkan Karnaval Budaya hingga Tamu dari Malaysia
Yohanes menjelaskan, Festival Naik Dango memiliki perbedaan dengan Pekan Gawai Dayak.
Jika Pekan Gawai Dayak lebih menitikberatkan pada seni budaya, maka Naik Dango lebih kental dengan unsur adat.
"Naik Dango ini 60 persen adat budaya dan 40 persen seni budaya. Sedangkan Pekan Gawai Dayak itu 100 persen seni budaya," jelasnya.
Terkait pelaksanaan, panitia juga telah mengantisipasi berbagai aspek, mulai dari kebersihan hingga pengaturan parkir guna menjaga kenyamanan pengunjung.
"Kami sudah mengantisipasi kebersihan dan parkir, terutama karena berkaitan dengan pengguna jalan. Sejak subuh petugas sudah mulai bekerja di lapangan," tambahnya.
Untuk karnaval budaya diikuti sekitar 38 kelompok peserta dari berbagai etnis dengan total sekitar 900 orang.
Bahkan, kegiatan ini juga dihadiri peserta dari Malaysia dengan jumlah sekitar 84 orang.
Selain karnaval, Festival Naik Dango juga akan dimeriahkan dengan penampilan Tarian Panompok dari enam Dewan Adat Dayak (DAD) kecamatan, hiburan kesenian Jongan, pertunjukan artis Dayak, serta berbagai perlombaan tradisional.
Naik Dango diharapkan menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus mempererat kebersamaan lintas etnis di Kota Pontianak. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Naik Dango 2026
Gawai Naik Dango
Festival Naik Dango
Naik Dango
Dewan Adat Dayak
Yohanes Nenes
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Senin 20 April 2026
Kalbar
Kalimantan Barat
Pontianak
| Tujuh Dosen Universitas Kapuas Raih Hibah Penelitian Nasional 2026 |
|
|---|
| Air Bersih Jadi Prioritas, Pemkab Mempawah Perkuat SPAM untuk Dorong Investasi |
|
|---|
| Sekda Sintang Targetkan RSUD AM Djoen Mampu Pasang Ring Jantung Tahun Depan |
|
|---|
| Cek Stok dan Harga, Jajaran Polsek Laur Pastikan Stabilitas Harga dan Ketersediaan Stok Sembako |
|
|---|
| Harga Gas Elpiji 5,5 Kg dan 12 Kg di Pangkalan Putussibau Naikan Rp 20-40 Ribu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Yohanes-Nenes-34trefgd.jpg)