Pilgub Kalbar
Dukung Deklrasi Damai, LDII Haramkan Warganya Golput saat Pilkada
Upaya untuk membangun komitmen agar pelaksanaannya damai, jujur sangat bagus dan baik serta terbangun persepsi yang sama.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto menuturkan pihaknya sangat mendukung kegiatan oleh KPU maupun Bawaslu dalam menyamakan persepsi antar paslon agar menjalankan pilkada dengan aman dan damai.
Hal ini karena, kata dia, pada prinsipnya terkait dengan Pilkada serentak ini, LDII menginginkan dapat berjalan damai.
Sehingga upaya untuk membangun komitmen agar pelaksanaannya damai, jujur sangat bagus dan baik serta terbangun persepsi yang sama sehingga nanti pada tahapan pilkada berjalan lancar.
"Sikap kita sebagai lembaga dakwah sangat mendukung itu, bahkan didalam konteks dalam ajaran Islam sendiri jaga kerukunan, dan persamaan," katanya, Minggu (18/02/2018).
Baca: Ria Norsan Tak Hadiri Deklarasi Kampanye Damai, Ternyata Ini Penyebabnya
Dengan adanya agenda politik ini, ia pun mengharapkan semua kontestan dan calon baik tim, serta parpol pendukung seyogyanya tidak menjadikan agama komiditi politik.
'Sikap kita LDII sangat berkomitmen pelaksanaan pilkada damai dan jujur, serta tidak ada politik uang karwna politik uang sama dengan riswa, suwa, dampaknya sangat komplek bilamana terjadi," tuturnya.
Ia pun mengatakan LDII sudah tegas bahwa akan bersikap netral aktif.
Dengan begitu, secara organisatoris tidak ada keberpihakan, namun juga menghargai hak politik seseorang.
"Dan penekanan kita warga LDII mengharamkan golput," tukasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ketua-dpw-ldii-kalbar-susanto_20180218_162513.jpg)