Pendidikan Tinggi vs Pelatihan, Mana Lebih Penting?
Tapi dalam perjalanan karir, kita dihadapkan dengan pelatihan untuk meningkatkan skill yang kita...
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Nasaruddin
Ketika afektifnya baik, biasanya attitude (sikap) nya juga akan baik.
Tentang alasan perlunya pelatihan seerti dijelaskan di atas adalah untuk meningkatkan skill (menyangkut kognitif, afektif dan psikomotor).
Apalagi bila dihubungkan dengan pelayanan yang bermutu seperti tertuang dalam unsur-unsur Total Quaity Management (Manajemen Mutu Terpadu), yakni fokus pada pelanggan, obsesi kualitas yang tinggi, pengambilan keputusan dan pemecahan masalah dengan pendekatan ilmiah, komitmen jangka panjang, kerja sama tim, memperbaiki proses secara berkesinambungan, pendidikan dan pelatihan, kebebasan yang terkendali, kesatuan tujuan, dan keterlibatan serta pemberdayaan karyawan.
Sedangkan prinsip Total Quality Management adalah: kepuasan pelanggan, respek terhadap setiap orang, manajemen berdasarkan fakta, dan perbaikan karyawan secara berkesinambungan.
Dari hal di atas semakin jelas bahwa di samping pendidikan formal maka pelatihan menjadi penting dalam rangka perbaikan/peningkatan kualitas karyawan secara berkesinambungan dalam pelayanan demi kepuasan pelanggan.
Dengan demikian maka jenjang karir juga dapat ditentukan dari keterampilan apa yang dimiliki karyawan (dari hasil pelatihan) dan keterampilan mereka dalam mengimplementasikan hasil dari pelatihan tersebut.
Demikian jawaban saya, semoga bermanfaat, salam optimis !
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ilustrasi-kerja-atau-kuliah_20171231_110004.jpg)