Pemkot Singkawang Lakukan Pemetaan Aset

Pemkot sudah meminta dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) sekitar 50 persen untuk disertifikatkan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Singkawang, Muslimin. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Singkawang, Muslimin menuturkan Pemerintah Kota (Pemkot) telah berusaha secara manual untuk menghitung keseluruhan aset yang ada di Kota Singkawang.

Pemkot sudah meminta dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) sekitar 50 persen untuk disertifikatkan. Selain disertifikatkan, Pemkot juga melakukan pengukuran langsung dengan BPN.

"Jadi titik-titik kordian sudah menggunakan GPS. Ini pasti akan mempengaruhi tata ruang," katanya, Minggu (17/12/2017).

Ia berharap aset-aset ini akan bisa dipermanfaatkan secara tata ruang. Namun persoalan sekarang tata ruang saat ini belum ditindaklanjuti.

Seharusnya tata ruang ini harus ditindaklanjuti dengan Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Setelah RDTR harus ditindaklanjuti dengan kawasan zonasi. Barulah kemudian bisa disinkronkan dengan pemetaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Ini yang belum ditindaklanjuti, padahal Perda tata ruang itu beraplikasi ketika Perda RDTR dan Peraturan Wali Kota (Perwako) tentang kawasan zonasi ini juga dibuat.

"Akhirnya orang membangun semau-mau dia. Karena tidak kita atur kawasannya," tuturnya.

Satu di antara Warga Kota Singkawang, Bayu (27) berharap tata ruang Kota Singkawang dapat segera terselesaikan.

"Sehingga perencanaan pembangunan menjadi lebih kompreshensif dan tertata baik," tuturnya.

Dengan tata ruang yang baik, penataan kota akan menjadi teratur. Tidak ada bangunan-bangunan yang menyalahi aturan kawasan zonasi.

Aset-aset kota menjadi jelas dan dapat diperuntukkan semaksimal mungkin sesuai kawasan zonasi.

"Sehingga dapat meningkatkan pendapatan daerah dan mensejahterakan warga," harapnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved