Breaking News

Perlunya Sinergitas Mencegah TPPO

Dia juga berharap, seminar yang digelar tidak hanya seremoni semata tapi benar-benar di implementasikan dalam rangka pencegahan TPPO.

Penulis: Try Juliansyah | Editor: Dhita Mutiasari
Net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunpontianak , Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Satu  diantara peserta seminar TPPO, Dadang Suryadi menyambut baik seminar tersebut.

Dia juga berharap, seminar yang digelar tidak hanya seremoni semata tapi benar-benar di implementasikan dalam rangka pencegahan TPPO.

"Jadi tidak hanya sekedar pajangan tapi benar-benar di implementasikan dalam rangka pencegahan TPPO. Karena memang perlu adanya edukasi mengenai kerja di luar negri agar tidak menjadi korban TPPO," ujarnya, Selasa (28/11/2017)

(Baca: Lintas Instansi di Sanggau Teken MoU Cegah Kasus Narkoba )

Bahkan Dosen STIH Singkawang ini juga mempertanyakan, berapa jumlah ril korban TPPO di Indonesia.

Karena, menurutnya bahwa Negara Indonesia secara nasional, masuk peringkat kedua TPPO.

"Kita cuma tahu masuk peringkat dua secara Nasional, namun kita tidak mengetahui jumlah pastinya, nah ini juga perlu dijabarkan. Terlebih jumlah di kota Singkawang ini," lanjutnya.

(Baca: PLN Percepat Proses Pelayanan Pelanggan Daya Besar )

Menurutnya dengan mengetahui jumlah rilnya, maka dapat dilakukan pencegahan melalui koordinasi antar instansi baik dari Pemda, kepolisian, Imigrasi dan rumah sakit.

"Artinya jika kasus TPPO, maka penanganan-penanganannya bisa bersinergi sampai dengan penindakan secara hukum kepada pelaku TPPO itu sendiri," ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved