3 Alumni UPB Pontianak Angkatan 90'an Kecam Aksi Premanisme di Kampus, Siapa Mereka?

3 Alumni UPB Angkatan 90'an Kecam Aksi Premanisme Dikampusnya, Siapa Mereka?

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Puluhan mahasiswa Universitas Panca Bhakti (UPB) Pontianak lintas fakultas mendatangi Polsek Pontianak Barat pasca pelaporan penganiayaan yang dialami Lorensius, Mahasiswa UPB Pontianak di lingkungan Kampus UPB Pontianak, Jalan Komodor Yos Sudarso, Selasa (7/11/2017) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kasus kekerasan yang terjadi di UPB Pontianak kian menuai kecaman.

Kali ini datang dari tiga alumni UPB angkatan 90an.

"Saya Selly Yunisra, Fakultas Pertanian UPB angkatan 1998, mengecam tindakan kekerasan di lingkungan kampus," ujarnya dalam rilis yang diterima Tribunpontianak.co.id, Rabu (08/11/2017).

(Baca: 7 Fakta Sepasang Pelajar SMP Mesum di WC Umum Kubu Raya! Ada Ancaman Perekam Video )

Lingkungan kampus, menurutnya, bukan tempat untuk menunjukkan kekuatan otot.

Melainkan untuk wadah pendidikan, dan untuk belajar cara berorganisasi.

Selain itu, apabila selesai, ilmu serta pengalaman berorganisasi yang ditimba di kampus bisa diterapkan di lingkungan masyarakatnya nanti.

"Tugas senior bukan membangun imej untuk ditakuti oleh junior. Tapi bangunlah sikap mengayomi. Pepatah mengatakan guru kencing berdiri, murid kencing berlari. Jadi jangan salahkan junior apabila terjadi perlawanan," ungkapnya.

(Baca: 3 Fakta Mengejutkan di Perbatasan, Cop Terbang Hingga Jatah Ringgit Petugas )

Ia pun meminta kebijaksanaan Rektor UPB, Rahmatullah Rizieq agar pihak lembaga dapat segera mengambil tindakan tegas dalam menyikapi ini.

Sebab, kampus yang notabene tempat intelektual muda menimba ilmu, sangat disayangkan telah dicoreng tindakan yang anarkis dan melanggar hukum seperti ini.

"Dan saya percaya dengan adanya ketegasan dari pihak lembaga dalam mengambil keputusan, maka kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali," tuturnya.

Kemudian, Iwan Ramawan alumni fakultas Ekonomi UPB Angkatan 1997 juga mengutuk adanya kekerasan khususnya dalam lingkungan lembaga pendidikan yaitu kampus yang nota bene mahasiswa/i yang mempunyai intelektual tinggi, inovatif, kreatif, kompetitif, dan bertakwa.

"Bukan ajang adu jotos. Jadi pihak lembaga kemahasiswaan tolong di tindak lanjuti jangan sampai berlarut-larut. Tindakan yang seperti itu, jangan ditolerir, harus ada tindakan tegas dari universitas sebagai institusi yang berwenang, jangan ada kekerasan di kampus," ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved