Rangkong Gading Merupakan Simbol Alam Kedewataan

burung rangkong gading juga tampil dalam ukiran yang merepresentasikan keberanian dan keagungan Suku Dayak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Kepala Subdit Penerapan Konvensi Internasional, Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati, Ratna Kusuma Sari saat memberikan materi dalam konsultasi publik regional yang digelar oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama dengan Tim Penyusun Strategi dan Rencana Aksi Konservasi (SRAK) Rangkong Gading, di Hotel Harris, Jalan Gajahmada Pontianak, Kamis (26/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bagi masyarakat dan dalam budaya Kalimantan, rangkong gading lebih dari sekadar burung yang harus dilindungi namun juga sebagai tingang, tajak atau tajay, merupakan sebuah simbol "alam atas" yaitu alam kedewataan.

"Bahkan di Kalimantan Barat, rupa burung rangkong gading juga tampil dalam ukiran yang merepresentasikan keberanian dan keagungan Suku Dayak Kalimantan," kata Kepala Subdit Penerapan Konvensi Internasional, Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati, Ratna Kusuma Sari, Kamis (26/10/2017).

(Baca: Miris! Jadi Maskot Kalbar, Nasib Rangkong Gading Justru Mengenaskan )

Bentuk kebanggaan daerah terhadap rangkong gading terlihat dari berbagai simbol organisasi pemerintah dan lembaga seperti lambang Provinsi Kalimantan Barat yang menjadikan satwa ini sebagai identitas provinsi.

Simbol rangkong gading juga teriihat pada simbol Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan.

"Rangkong gading ini memiliki peranan penting secara budaya," tuturnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved