Atbah Imbau Warga Peduli Laporkan Aktivitas Penyakit Masyarakat
Pasangan remaja ini diamankan, setelah tepergok razia Pekat tim gabungan Satpol PP, TNI dan Polri, tengah berdua di dalam sebuah kamar.
Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili sempat berbincang dengan pasangan remaja berusia 17 tahun, yang masih berstatus pelajar kelas 3 dari SMA berbeda, saat keduanya dibawa ke rumah dinas Bupati Sambas.
Orangtua kedua pelajar ini kemudian dihubungi untuk menjemput anak-anaknya.
Pasangan remaja ini diamankan, setelah tepergok razia Pekat tim gabungan Satpol PP, TNI dan Polri, tengah berdua di dalam sebuah kamar, satu di antara rumah kost di kawasan Desa Lumbang, Kamis (5/10/2017) malam.
Pada Kamis malam tersebut, Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili memimpin langsung razia Penyakit Masyarakat (Pekat) bersama tim gabungan di 3 titik wilayah Kecamatan Sambas.
Tak hanya pasangan remaja ini saja, dari titik operasi lainnya, seorang pria juga diamankan atas kepemilikan dua klip transparan serbuk kristal yang diduga narkoba jenis sabu-sabu berikut peralatannya dan sebilah sajam.
Dua wanita muda juga diamankan di sebelah rumah pria tersebut atas kepemilikan beberapa botol miras, sajam dan sebutir peluru, serta memiliki KTP dengan identitas tak berdomisili di Kecamatan Sambas.
(Baca: Bikin Merinding! Inilah Alasan Polos Bocah 8 Tahun Pilih Jadi Mualaf )
Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili mengungkapkan, razia Pekat yang digelar pihaknya tersebut, dalam rangka merespon cepat aduan atau laporan dari masyarakat, terkait adanya dugaan kegiatan yang meresahkan di lingkungan tersebut.
"Karena di lokasi ini cukup meresahkan masyarakat, dan menjadi buah bibir masyarakat. Sudah lama sebenarnya masyarakat gelisah dengan aktivitas yang terjadi di lokasi ini," ungkapnya usai razia.
Lanjutnya, oleh karena itu, Camat Sambas yang kemudian berkoordinasi dengan Satpol PP, untuk segera merespon aduan masyarakat tersebut.
"Ini bagian dari perhatian kita terhadap persoalan-persoalan terkait dengan Penyakit Masyarakat. Kami berharap kepada masyarakat untuk 'Care' atau peduli jika suatu saat bertemu hal-hal yang terkait dengan Penyakit Masyarakat, apakah itu narkoba, miras, perjudian ataupun prostitusi, mohon untuk segera melaporkan ke pihak terkait, dan insya Allah kami akan segera merespon itu," sambungnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/bupati-sambas_20171006_162856.jpg)