Berita Video
DPP Apersi Beberkan Permasalahan Utama Program Sejuta Rumah
Pemerintah terus mengejar ketertinggalan kesenjangan perumahan yang dibutuhkan masyarakat (backlog) sebesar 11 juta di Indonesia.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah terus mengejar ketertinggalan kesenjangan perumahan yang dibutuhkan masyarakat (backlog) sebesar 11 juta di Indonesia.
Untuk mencapai program sejuta rumah yang dicanangkan pemerintahan Jokowi, Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) menargetkan realisasi 130 ribu unit pada 2017.
(Baca: Lindungi Konsumen, Apersi Dorong Setiap Anggota Bersertifikasi )
Ketua umum DPP Apersi Junaidi Abdillah menilai masih banyaknya hambatan dalam memenuhi kebutuhan rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) terutama di Kalbar.
Hal ini karena kebijakan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah berbeda, sehingga berdampak kepada progres pembangunan perumahan di daerah. Berikut penuturan Junaidi usai menjadi pembicara di Hotel Orchardz Pontianak pada Jumat (22/9/2017).