Laba PDAM Turun Drastis, Apa Penyebabnya ?
Ada beberapa faktor yang menjadi alasan penurunan laba PDAM dari Rp 20 miliar menjadi Rp 9 miliar
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Nasaruddin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Direktur PDAM Tirtha Khatulistiwa Pontianak, Ladjito menyampaikan ada beberapa faktor yang menjadi alasan penurunan laba PDAM dari Rp 20 miliar menjadi Rp 9 miliar.
Meskipun sebaliknya cakupan pelayanan sudah meningkat di angka 82 persen di Tahun 2017.
Penurunan laba ini juga menjadi satu catatan penting pada penyampaian Pendapat akhir Walikota Pontianak terhadap Raperda Kota Pontianak tentang perubahan APBD Kota Pontianak Tahun Anggaran 2017 beberapa waktu lalu di Gedung DPRD Kota Pontianak.
(Baca: Antusias Warga Periksa Kesehatan Penyakit Tidak Menular )
"Alasannya pendapatan dari sambungan baru turun karena target sambungan baru tidak memenuhi target. Karena di lapangan banyak yang belum ada jaringan. Seperti di gang-gang belum ada jaringan sehingga masyarakat tidak bisa memasang," katanya, Kamis (7/9/2017) siang.
Terkait hal itu, Pemerintah Kota Pontianak tahun ini telah memberikan solusi dengan membantu sebesar Rp 11 miliar.
(Baca: Anggota DPR RI ke Teluk Batang! Reaksi Warga Diluar Dugaan, Tonton Videonya )
Tujuannya supaya seluruh gang itu ditanam pipa tersier, sehingga diharapkan nantinya sambungan baru bisa meningkat.
"Tahun ini sudah 6000. Mudah-mudahan akhir tahun target kita bisa 9000 sambungan baru. Selain itu, kita juga ada penyusutan yang cukup tinggi. Karena kita ada hibah dari pemerintah daerah, itulah faktor laba menjadi turun," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/direktur-pdam_20170907_212755.jpg)