Ustaz Abdul Somad ke Pontianak

Ustaz Abdul Somad: Antara Islam dan Politik

Ustaz Somad mengungkapkan kehadiran jemaah yang begitu luar biasa di Masjid raya Mujahidin

Penulis: Zulkifli | Editor: Dhita Mutiasari
FACEBOOK
Tabligh akbar Ustaz Abdul Somad di Auditorium Universitas Tanjung Pura, Jalan Ahmad Yani Kota Pontianak, Sabtu (9/2/2017) malam 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Zulkifli

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK – Lanjutan Tabligh Akbar bersama Ustaz H Abdul Somad memberikan tausiahnya dalam subuh Akbar Kalbar di Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Minggu (3/9/2017).

Memulai tausiahnya Ustaz Abdul Somad, mendoakan ribuan jemaah yang hadir memenuhi Masjid Raya Mujahidin dimuliakan Allah SWT.

“Ketika saya diundang, saya khawatir salah tanggal, 2-3 September, akhirnya saya sms panitia, ini nampaknya salah tanggal. Inikan Idul Adha, orang kan sibuk makan kambing. Tapi saya ternyata salah, hari ini saya tidak merasa ceramah, ini rasanya seperti salat idul Adha, luar biasa. Ibu melihat ke atas tak banyak satu saja, saya melihat kebawah ini banyak,” kata Ustaz Somad disambut tawa Jemaah.

Ustaz Somad mengungkapkan kehadiran jemaah yang begitu luar biasa di Masjid raya Mujahidin.

Para anak muda sangat antusias bahkan untuk menyebar syiar dengan merekam dan membagikan ceramah melalui media sosial.

(Baca: Apakah Arisan Termasu Riba? Ini Jawaban Ustaz Abdul Somad. )

“Anak-anak muda bawa handphone menyala, kemana mata memandang nampak cahaya. Mudah- mudahan paket terisi,” kata Somad di sambut tawa penonton.

Dalam kesempatan selanjutnya bagaimana Ustaz Somad menjelaskan pentingnya politk dalam tatanan kehidupan umat Muslim.

Dengan politik Insya Allah akan lebih banyak lagi umat yang datang salat subuh berjemaah memakmurkan masjid.

Ustaz mencontohkan Nabi Muhammad SAW ketika usai salat memandang ke Jemaah sekaligs melakukan inspeksi, siapa siapa saja yang tidak salat subuh dan bahkan memberikan sanksi tegas bagi mereka yang sengaja meninggalkan salat subuh.

“Kenapa Ustaz Somad tidak melakukan itu? karena saya tidak punya kuasa,” ujarnya.

Tapi bayangkan kata Ustaz Somad jika yang menjadi imam adalah Wali Kota Pontianak, yang punya menanyai wewenang menanyakan siapa saja yang melaksanakan salat.

“Dia bisa tanya mana Kadis mana Kepala Kantor mana yang tak berkepala,” kelakar Somad disambut tawa penonton.

Ustaz Somad menegaskan bahwa urusan Islam disamping salat, puasa , salat, zakat, berhaji juga penting urusan politik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved