Pembacokan di Bengkayang

HB Bacok Maimunah Hingga Tewas, Ini Kronologinya Menurut Kapolsek Sungai Raya

Mereka ini masih ada hubungan keluarga, korban ini pernah juga pernah mengenyam pendidikan pesantren di Pasuruan

HB Bacok Maimunah Hingga Tewas, Ini Kronologinya Menurut Kapolsek Sungai Raya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / TRY JULIANSYAH
Kapolsek Sungai Raya, AKP Firdaus 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG  - Kapolsek Sui Raya, AKP Firdaus, mengatakan tindak kriminal pembacokan di Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan dikarenakan rasa dendam. Karena sebelumnya, tersangka HB dipukul oleh korban.

"Jadi berdasarkan keterangan tersangka, bahwa korban sering memukulnya, karena tersangka ku sering memakai kendaraan bermotor korban tanpa sepengetahuannya. Karena tindakan korban tersebut maka tersangka menyimpan rasa dendam dan sakit hati," ujarnya, Senin (21/8) malam.

Menurut Firdaus pelaku dan korban ini juga pernah mengenyam pendidikan di luar Kalimantan. Hanya saja untuk tersangka tidak menyelesaikan pendidikannya dan pulang ke Kalbar.

(Baca: Kasus OTT Panitera Pengganti Pengadilan Potret Buram Dunia Peradilan Tidak Berubah

"Mereka ini masih ada hubungan keluarga, korban ini pernah juga pernah mengenyam pendidikan pesantren di Pasuruan, tahun 2015 lalu kembali ke Kalbar. Tersangka juga pernah di pesantren, Wali Songo, Jatim tapi hanya sampai kelas II SMP saja, kemudian pulang tahun 2015 juga," katanya.

Untuk korban diakuinya Kapolsek merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.

"Korban ini tiga bersaudara dan merupakan anak yang kedua, sedangkan pelaku ini lima belas bersaudara dan merupakan anak yang ke 14," tutupnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved