Kembalikan Berkas ke PPP, Suryadman Gidot Beberkan Visinya Maju di Pilgub 2018

Secara pribadi saya sangat senang dengan semakin banyaknya calon yang akan maju Pilgub Kalbar, ketimbang hanya melawan kotak kosong.

Penulis: Syahroni | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Suryadman Gidot mengembalikan formulirnya pada PPP. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar, Suryadman Gidot hari ini telah mengembalikan berkas pendaftaran dirinya sebagai calon gubernur Kalbar periode 2018-2023 pada tiga partai yang berbeda. Partai itu adalah PAN, PPP dan Hanura.

Gidot mengatakan dirinya siap maju dalam perhelatan Pilkada 2018 mendatang, saat ini Demokrat telah memiliki modal 9 kursi dan tinggal mencari empat kursi lagi agar bisa mengusung sesuai persyaratan KPU dengan 13 kursi.

Bupati Bengkayang dua periode ini mengajak semua calon, baik calon gubernur dan wakil gubernur untuk berkompetesi secara sehat, pada Pilgub Kalbar mendatang.

"Secara pribadi saya sangat senang dengan semakin banyaknya calon yang akan maju Pilgub Kalbar, ketimbang hanya melawan kotak kosong. Banyaknya calon yang maju maka semaki banyak pula pilihan masyarakat kita dalam memilih pemimpin terbaiknya," ucapnya setelah menyerahkan berkas pada Hanura, Sabtu (29/7/2017).

Baca: Suryadman Gidot Harap Banyak Calon Maju di Pilgub 2018, Simak Penuturannya

Ia sedikit menjelaskan mengapa ia sangat senang dengan banyaknya calon gubernur dan wakil gubernur yang maju, maka bisa berkompetisi secara sehat akan berjalan baik dibandingkan dengan hanya dua calon atau atu calon.

Terlebih jika terjadi dua calon dan akan mengedepankan politik identitas, Gidot katakan itu akan bisa menimbulkan sesuatu yang tidak diinginkan. Ia tegaskan kalau ia tidak ingin hal itu terjadi, karena membangun Kalbar yang luas ini dan memiliki beragam suku dan agama harus bersatu dan bergerak bersama agar maju.

"Minimal rakyat bisa memilih calon pemimpin yang terbaik, kalau hanya calon tunggal, mau tidak mau hanya itu saja, maka tidak ada pendidikan politik yang baik bagi masyarakat kita" ungkapnya.

Saat menyerahkan berkas pada PAN, PPP dan Hanura, Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar ini yang juga kandidar kuat dalam pertarungan kursi gubernur ini didampingi puluhan pengurus partai dan simpatisannya.

Gidot berharap PAN, PPP dan Partai Hanura bisa mencarikan calon wakil gubernur untuk diusung pada Pilgub mendatang.

"Partai Demokrat, harus berkoalisi untuk memenuhi persyaratan dalam mengusung balon gubernur dan wakil gubernur pada Pilgub Kalbar mendatang, dari sembilan kursi yang diperoleh Demokrat di DPRD Kalbar," jelasnya.

Ia kembali menegaskan keberagaman, baik suku dan agama yang ada harus dijaga, itulah yang menjadi semangat ia untuk maju pada Pilgub untuk memajukan Kalbar.

Ia juga mengingatkan para kader Partai Demokrat harus menjaga sikap, nasionalis dan religius, serta berpolitik yang santun, sehingga Demokrat ingin berteman dengan semua Parpol lainnya dan semua masyarakat.

"Mudah-mudahan doa kita, didengar oleh yang maha esa. Untuk visi kalau maju menjadi calon gubernur mendatang, yakni adil, religius dan sejahtera. Dengan semangat kerja, menyelesaikan yang tertunda, dan menghadirkan yang tidak ada, artinya menyelesaikan pembangunan yang belum selesai, dan menghadirkan yang belum ada," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved