Tips Cegah Malnutrisi Pada Bayi
Tepatnya saat mulai merencanakan kehamilan. Hal ini penting, karena akan berdampak pada anak di masa depannya.
Penulis: Nasaruddin | Editor: Rizky Zulham
Untuk ibu yang kelebihan berat badan, aliran darah ke bayi jelek. Sehingga bayi mendapat kiriman oksigen atau gizinya kurang.
3. Kondisi Kesehatan Ibu
Kesehatan ibu saat menjalani kehamilan maupun riwayat kesehatan sebelum dapat berkontribusi menyebabkan BBLR. Tidak hanya masalah kesehatan fisik, namun juga kesehatan psikologis ibu.
Satu di antaranya seperti jika menderita diabet lalu terpapar ke janin, maka janin bisa terkena gangguan pembentukan organ, atau bahkan bisa terjadi kematian pada saat kelahiran.
4. Asupan Makanan
Makanan tentu saja sangat diperlukan untuk tumbuh kembang janin secara maksimal. Mulai dari berat badan hingga pertumbuhan organ penting janin sangat membutuhkan gizi dan makanan yang cukup.
Salah satu asupan nutrisi penting seperti vitamin dan asam folat sangat dibutuhkan agar pertumbuhan janin normal sesuai dengan usianya.
Lalu, bagaimana caranya untuk mencegah ibu hamil kurang gizi. Menghitung kalori yang masuk sangat penting sebab kekurangan kalori saat hamil sangat memungkinkan terjadinya kelahirakn prematur.
Pastikan mengonsumsi 2.200 kalori pada trimester 1 dan 2.300 hingga 2.500 kalori pada trimester 2 dan 3.
Perlu juga mengonsumsi makanan 3 kali dalam sehari sebab yang membutuhkan nutrisi tidak anya Mama.
Janin akan mengambil nutrisi dari apa yang Mama makan sehingga jadwal makan teratur akan menjamin si kecil tidak kekurangan gizi.
Asupan nutrisi penting seperti kalsium dan asam folat sangat baik untuk pertumbuhan organ janin serta mencegah terjadinya cacat janin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/malnutrisi_20170710_091941.jpg)