Dugan Penipuan

BREAKING NEWS: Johan Transfer Uang Rp 3,8 Miliar pada IY, Tapi Surat Izin Tak Kunjung Keluar

"Namun sejak kesepakatan dilakukan, yakni pada Mei 2012 hingga saat ini izin yang dijanjikan tidak kunjung dikeluarkan pemerintah Kubu Raya,"ujarnya.

TRIBUNPONTIANAK/HADI SUDIRMANSYAH
SB Aritonang, kuasa hukum investor Johan S Tandanu. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hadi Sudirmansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kuasa Hukum Korban kasus dugaan penipuan, S Bintang Aritonang menjelaskan uang Rp 3,8 miliar tersebut seharusnya diperuntukkan sebagai biaya yang diminta terdakwa untuk mengurus perizinan sebuah perusahaan yang beraktivitas di Desa Tebang Kacang, Sungai Raya, Kubu Raya.

"Namun sejak kesepakatan dilakukan, yakni Mei 2012 hingga saat ini izin yang dijanjikan tidak kunjung dikeluarkan pemerintah Kabupaten Kubu Raya," ujar SB Aritonang, Rabu (7/6/2017).

"Pada Selasa (6/5/2017), persidangan kedua berlangsung. Agendanya pemeriksaan saksi. Dalam sidang itu, ketika terdakwa dan pengacaranya diberi waktu untuk mengajukan pertanyaan. Klien saya seolah digiring menjadi seorang mediator. Padahal dia adalah investor yang ditipu terdakwa," katanya.

Kemudian ia menuturkan pada persidangan kedua ada hal yang menarik yakni terungkapnya pengiriman uang dari korban kepada terdakwa, yakni sebesar Rp 3,8 miliar.

Baca: Kejati Kalbar Tahan Oknum Pejabat Pemkab Kubu Raya

Baca: Selain Oknum Pejabat Pemkab Kubu Raya, Ternyata Ada Tersangka Lainnya

"Terdakwa mengakui uang tersebut langsung ditransfer Johan ke rekening terdakwa, uang tersebut sebagai biaya untuk mengurus izin perusahaan yang telah habis masa waktunya," ucapnya.

Namun, dia menambahkan, setelah kliennya menyetorkan uang untuk mengurus perizinan tersebut, sampai batas waktu yang ditentukan, izin yang diharapkan tidak kunjung diterbitkan.

"2012 investor dalam hal ini klien saya mencari lahan di Kubu Raya untuk perkebunan. Dan didapatlan lahan di Tembang Kacang, Sungai Raya. Dimana lahan itu adalah milik perusahaan yang izinnya sudah mati," kata SB Aritonang.

Halaman
12
Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved