Gawai Dayak 2017
Budaya Sebagai Perekat Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
"Sehingga PGD ini mampu memberi arti untuk sebuah rasa bahwa seni budaya diharapkan dapat menjadi perekat kehidupan berbangsa dan bernegara....
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Sekretariat Bersama Kesenian Dayak (Sekberkesda) Kalbar, Joseph O Oendoen mengharapkan partisipasi aktif masyarakat Kota Pontianak, Kalimantan Barat terutama kawula muda dayak untuk ambil bagian secra aktif sebegai peserta lomba maupun pengunjung.
"Sehingga PGD ini mampu memberi arti untuk sebuah rasa bahwa seni budaya diharapkan dapat menjadi perekat kehidupan berbangsa dan bernegara," katanya dalam pembukaan Pekan Gawai Dayak ke-32 di Rumah Radakng, Jalan Sultan Syahrir Pontianak, Sabtu (20/5/2017).
Dikatakan Joseph, dengan olahrasa akan timbul rasa ingin tahu, rasa menghargai dan akhirnya tumbuh rasa mencintai.
Cinta adalah akar persatuan. Cinta adalah dasar persaudaraan dan cinta adalah nalar kehidupan.
Baca: Nanti Malam Tiga Petinju Kalbar Berlaga di Kejuaraan WBC Asia Pasifik
"Damai itu indah," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ketua-sekretariat-bersama-kesenian-dayak_20170520_164320.jpg)