Citizen Reporter

Budaya Nyeser Usir Hantu Pengganggu Hasil Panen

Biasanya hasil panen yang di persembahkan itu adalah padi dan buah–buahan yang diletakan di atas perahu kecil, kemudian di larungkan ke sungai.

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNFILE/IST
Wakil Bupati Paolus Hadi saat kunjungi perahu lanting sebagai tempat sesajen persembahan ritual buadaya Nyeser di Desa Temiang Taba, Kecamatan Balai (Batang Tarang), Kabupaten Sanggau, Selasa (14/3). 

Ontot juga mengigatkan masyarakat Sanggau seluruhnya untuk tetap menjaga ekosistem lingkungan.

Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Sanggau ini juga berharap agar masyarakat mengurangi penggunaan zat kimia untuk bercocok tanam.

“Alam adalah sahabat yang tidak terpisahkan bagi suku dayak, karena itu alam ini harus kita jaga dan pelihara, walaupun kita sekarang sudah di landa demam kebun sawit, pertambangan dan sebagainya. sesama ciptaan tuhan tidak boleh saling merusak. contoh yang sekarang ini seperti pertambangan emas dengan merusak ekosistem, penggunaan alat canggih yang menyebabkan limbah dan rusaknya sumber air bersih. Ini tidak boleh, ” pungkasnya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved