Warga Kecamatan Mempawah Timur Diduga Tewas Usai Minum Arak

"Awalnya dia meminum minuman keras ditempat satu di antara warga yang merayakan imlek, Selasa (31/1) malam,"ujarnya.

Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Rizky Zulham
zoom-inlihat foto Warga Kecamatan Mempawah Timur Diduga Tewas Usai Minum Arak
NET
Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Dhita Mutiasari

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Lantaran menegak minuman keras, seorang warga asal Dusun Tekam Desa Sejegi, Kecamatan. Mempawah Timur dikabarkan tewas, Selasa (31/1/2017). Hal ini lantas membuat geger warga setempat yang mengetahui kejadian ini.

Kapolres Mempawah AKBP Dedi Agustono S.Ik melalui Kapolsek Mempawah Timur, Iptu Jamaluddin membenarkan bahwa informasi tersebut berawal dari laporan ini dari warga setempat bahwa ada warga bernama Lasimin yang meninggal dunia setelah beberapa jam usai meminum minuman keras.

"Awalnya dia meminum minuman keras ditempat satu di antara warga yang merayakan imlek, Selasa (31/1) malam,"ujarnya.

Namun tepat beberapa jam kemudian pada hari Selasa (31/1) sekitar pukul 23.00 wib dinyaakan telah meninggal dunia. Sebelumnya ia sempat dibawa ke rumah sakit Rubini Mempawah.

Baca: Bocah Mempawah Derita Jantung Bocor

Kapolsek mengatakan kejadian berawal sekitar pukul 18.30 wib, Lasimin bersama rekan-rekannya saat itu, yakni Dani, Cahyo dan Arif pergi berkunjung kerumah rekannya yang merayakan imlek As di jalan Bemban Desa Sejegi Kecamatan Mempawah Timur.

"Lasimin dan Dani waktu itu pakai satu motor, kemudian Cahyo dan Arif juga pakai satu motor, jadi mereka berempat berkunjung menggunakan 2 sepeda motor,"ujarnya.

Namun saat tiba dirumah As, ini mereka di sajikan minuman arak putih sebanyak 1 gelas kecil dan kue.

"Pada saat itu ia Lasimin dan rekanya Dani, dan Arif meminum arak putih yang di sajikan As,"ujarnya.

Namun setelah minum ditempat As ini, sekitar pukul 21.00 wib mereka bahkan sempat ke Taman kota Mempawah.

"Lasimin bersama Cahyo dan Dani menggunakan 1 sepeda motor sedangkan Arif sendiri menggunakan 1 sepeda motor,"tambahnya.

Namun sesampainya di taman kota Mempawah, Lasimin muntah dan terbaring. Baru kemudian sekitar pukul 22.30 wib, rekannya Arif mengajak pulang ke dusun. Tekam Desa Sejegi kecamatan Mempawah timur.

Saat itu, Dani yang membonceng Lasimin dan Cahyo. Sementara Arif sendiri menggunakan sepeda motor.

"Namun sesampainya di depan Kantor perpustakaan daerah, rekannya Cahyo berkata mas, berhenti, Lasimin kenapa nih "ujarnya menirukan.

Namun setelah berhenti terlihat Lasimin bersuara seperti mendengkur dan mengerang kesakitan hingga tidak sadarkan diri. Hingga ia sempat diturunkan dan didudukkan dan diberi minum es tawar namun tidak diminum.

"Melihat kondisi Lasimin tidak sadarkan kemudian, Dani dan Cahyo serta beberapa orang lain yang kebetulan lewat mengangkat Lasimin menuju rumah sakit Rubini Mempawah dengan berjalan kaki,"tambahnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved