Citizen Reporter
Program JKN Terbukti Banyak Membantu Masyarakat
Luar biasa, semua biaya pengobatan anak saya tidak dikenakan lagi kepada saya.
Penulis: Try Juliansyah | Editor: Jamadin
Citizen Reporter
Kepala BPJS Cabang Singkawang, Mardani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Gotong Royong merupakan satu diantara prinsip utama dari konsep dan konteks Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang djalankan oleh BPJS Kesehatan di Indonesia sejak 1 Januari 2014 lalu.
Program Jaminan Kesehatan Nasional ini terbukti telah banyak membantu masyarakat yang membutuhkan dalam upaya memulihkan kondisi kesehatannya atau mencegah kecacatan atas penyakit yang diderita serta membuat masyarakat yang awalnya takut berobat ke fasilitas kesehatan karena biaya yang besar, menjadi tidak khawatir lagi.
“Masyarakat dapat bersama sama meningkatkan kembali semangat Gotong Royong dengan salah satunya membayar Iuran tepat waktu. Sekalipun saat ini kita tidak harus menggunakan fasilitas kesehatan, tetapi kita justru mampu bergotong-royong untuk secara tidak langsung membantu biaya bagi saudara-saudara kita yang sedang sakit dengan begitu cita-cita bangsa Indonesia untuk meningkatkan derajat kesehatan seluruh masyarakat indonesia dapat terwujud.” Ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Singkawang, Mardani, Kamis (19/1/2017).
Menafaat ini juga diterima oleh banyak masyarakat satu diantaranya Gloria Advenia yang menimpanya 2006 silam. Saat itu Gloria divonis divonis mengidap penyakit Thalasemia yang tentu untuk upaya pengobatannya menggunakan biaya yang tidak sedikit.
"Oktober 2006, hari itu adalah hari terburuk bagi kami, orang tua Gloria Advenia, Hari itu saya pulang kerja lebih cepat karena mendapat kabar bahwa anak saya dikabarkan Keadaanya memburuk. Saya yang panik langsung segera membawanya ke Rumah Sakit Bethesda Serukam di Kabupaten Bengkayang, setelah melalui serangkaian proses pemeriksaan oleh dokter, betapa terkejutnya saya mendengar kabar bahwa anak saya divonis mengidap penyakit Thalasemia," tuturnya.
Penyakit ini menurutnya bahkan sulit disembuhkan dan harus dirawat secara rutin.
"Dokter menjelaskan bahwa penyakit ini merupakan salah satu penyakit berbahaya dan tak dapat disembuhkan secara total sehingga harus secara rutin dirawat di Rumah sakit. Secara rutin per 3 minggu Gloria harus dikonsulkan ke Rumah sakit dan biayanya itu jauh diluar kemampuan saya," katanya.
Banyak usaha yang telah ia lakukan namun semuanya tidak membuahkan hasil maksimal. Hingga akhirnya ia mendapat informasi pengobatan gratis melalui BPJS.
"Saya mencoba berbagai cara agar saya tetap melihat senyum Gloria, anak yang sangat saya sayangi dari meminjam dana kepada saudara dan rekan sejawat, membuat surat terbuka kepada Bupati dan pengajuan SKTM Jamkesda ke Kepala Desa, semua jalan saya tempuh namun tak menemukan hasil. Tahun 2013 saya dengar dari tetangga saya tentang iklan di radio bahwa sekarang ada BPJS kesehatan yang katanya bisa berobat gratis," katanya.
Bermula dari informasi itulah akhirnya ia mengusahakan agar anaknya terdaftar di BPJS. Setelah melalui proses pengurusan yang melelahkan, dengan antrian yang panjang dan jarak yang cukup jauh dari rumah tetap ia tempuh.
"Semua usaha tersebut hasilnya sepadan, Akhirnya anak saya terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan dari tahun 2014. Luar biasa, semua biaya pengobatan anak saya tidak dikenakan lagi kepada saya. memang harus melalui alur rujukan dari puskesmas dahulu sampai akhirnya anak saya dirawat di Rumah Sakit Bethesda Serukam. Program JKN memang sangat menolong kami," ujarnya.
Martinus mengungkapkan rasa syukur dan terimakasihnya kepada BPJS Kesehatan dan pemerintah atas program JKN yang telah membantu pengobatan Gloria. "Terimakasih tim yang mendukung program JKN seluruh indonesia baik dari Rumah Sakit, BPJS Kesehatan dan Pemerintah, Satu hal yang saya tekan kan disini adalah Siapapun Presidennya program ini Harus tetap berjalan ini nyawa rakyat Indonesia. Semoga presiden mendengar kami, Amin Tuhan memberkati," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/bpjs-kubu-raya_20160916_131439.jpg)