Memonitoring Peredaran Narkoba, Polres Akan Gelar Razia di Wilayah Perbatasan
Dijelaskan Sandu perlu adanya antisipasi dari masyarakat dengan memberikan informasi apabila ada hal yang mecurigakan
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Raymond Karsuwadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Belum lama ini Kalbar dikejutkan dengan terungkapnya penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 18 kilogram.
Kalbar seperti menjadi sasaran empuk peredaran narkoba bagaimana tidak penangkapan demi penangkapan mendapatkan barang bukti narkoba dengan jumlah yang besar.
Polres Kota Singkawang berkomitmen melaksanakan pencegahan terhadap peredaran narkoba. Selain itu mengintensifkan tindak pidana lain seperti Curat, Curas dan curanmor (3C).
"Kita juga melakukan mapping dan terus kita awasi terkait peredaran narkoba, bekerja sama BNN, monitoring daerah perbatasan berupa razia, untuk mengantisipasi peredaran narkoba di Singkawang yang saat ini cukup tinggi," ujar Kapolres Kota Singkawang, AKBP Sandi Alfadien Mustofa, Selasa (8/11/2016)
Dijelaskan Sandu perlu adanya antisipasi dari masyarakat dengan memberikan informasi apabila ada hal yang mecurigakan.
"Perlu parsipasi juga dari masyarakat untuk memberikan informasi apabila ditemukan hal yang mencurigakan, jangan sampai keluarga, sahabat, kerabat dekat terjerumus kedalam narkoba, tentunya dapat menjadi kewaspadaan kita bersama," ujarnya.
Polres Singkawang tidak under estimate (meremehkan) terhadap semua wilayah yang termasuk wilayah hukumnya, karena semua daerah sangat rawan terhadap pemasaran dan peredaran narkoba.
"semua daerah rawan, modus baru pasti ada, kita tetap mengantisipasi masuknya narkoba tersebut, kita terus monitoring, baik darat maupun laut," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/dua-pria-wna-inilah_20161107_152525.jpg)