SMPN 1 Ngabang Kenakan Pakaian Adat Saat Peringati Hari Sumpah Pemuda

Peringatan hari Sumpah Pemuda bertujuan untuk mengarahkan para peserta didik supaya menyadari artinya hidup berbangsa dan Bernegara.

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALFON PARDOSI
Siswa siswi SMPN 1 Ngabang menggunakan pakaian adat saat upacara Hari Sumpah Pemuda sebelum digelar lomba pada Jumat (28/10/2016) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Keluarga besar SMP Negeri 1 Ngabang menggelar upacara bendera dengan menggunakan pakaian adat daerah yang berlangsung dihalaman SMPN 1 Ngabang pada Jumat (28/10).

Bertindak selaku pembina upacara adalah Kepala SMPN 1 Ngabang, Vinsensius Singlip. Dalam upacara tersebut, tidak hanya para siswa siswi tapi para dewan guru juga mengenakan pakaian adat nasional.

Vinsensius Singlip mengatakan, pelaksanaan upacara peringatan hari Sumpah Pemuda tersebut bertujuan untuk mengarahkan para peserta didik supaya menyadari artinya hidup berbangsa dan bernegara.

Kemudian untuk memperkuat rasa nasionalisme persatuan dan kesatuan NKRI, serta menyadari Kebhinekaan. "Menyadari Kebhinekaan tersebut dalam arti disekolah harus saling mendukung antara satu dengan lain," katanya.

Sedangkan untuk perbedaan-perbedaan harus dihilangkan, seperti perbedaan agama, ras, suku dan ekonomi. Kemudian meminta kepada peserta didik untuk tetap membangun bangsa ketika sudah kembali lagi ditengah-tengah masyarakat.

"Para generasi muda tersebut harus menyiapkan diri untuk membangun bangsa, sesuai dengan tujuan Negara kita dan para pendiri bangsa," harapnya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved