SMPN 1 Ngabang Kenakan Pakaian Adat Saat Peringati Hari Sumpah Pemuda
Peringatan hari Sumpah Pemuda bertujuan untuk mengarahkan para peserta didik supaya menyadari artinya hidup berbangsa dan Bernegara.
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Keluarga besar SMP Negeri 1 Ngabang menggelar upacara bendera dengan menggunakan pakaian adat daerah yang berlangsung dihalaman SMPN 1 Ngabang pada Jumat (28/10).
Bertindak selaku pembina upacara adalah Kepala SMPN 1 Ngabang, Vinsensius Singlip. Dalam upacara tersebut, tidak hanya para siswa siswi tapi para dewan guru juga mengenakan pakaian adat nasional.
Vinsensius Singlip mengatakan, pelaksanaan upacara peringatan hari Sumpah Pemuda tersebut bertujuan untuk mengarahkan para peserta didik supaya menyadari artinya hidup berbangsa dan bernegara.
Kemudian untuk memperkuat rasa nasionalisme persatuan dan kesatuan NKRI, serta menyadari Kebhinekaan. "Menyadari Kebhinekaan tersebut dalam arti disekolah harus saling mendukung antara satu dengan lain," katanya.
Sedangkan untuk perbedaan-perbedaan harus dihilangkan, seperti perbedaan agama, ras, suku dan ekonomi. Kemudian meminta kepada peserta didik untuk tetap membangun bangsa ketika sudah kembali lagi ditengah-tengah masyarakat.
"Para generasi muda tersebut harus menyiapkan diri untuk membangun bangsa, sesuai dengan tujuan Negara kita dan para pendiri bangsa," harapnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/sumpah-pemuda_20161028_191028.jpg)