Alami Crash, Puluhan Petugas TNI AU Selamatkan Pilot Pesawat Tempur Hawk 100/200
Tampak, pilot harus mendapat pertolongan oleh tim. Dua petugas berusaha membuka pilot dari seatnya.
Penulis: Madrosid | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID. KUBU RAYA - Puluhan petugas TNI AU gabungan tim medis dan pemdam kebakaran bergegas guna melakukan misi penyelamatan terhadap pilot Pesawat Tempur Hawk type 100/200, mengalami crash, di Skuadron Udara I Pangkalan Lanud Supadio, Kamis (27/10/2016).
Tampak, pilot harus mendapat pertolongan oleh tim. Dua petugas berusaha membuka pilot dari seatnya. Sementara petugas lainnya berlarian untuk melakukan tugas masing-masing.
Dari tim kebakran telah mempersiapkan selang dan menyemprotkan air.
Mobil ambulance sudah standby guna membawa pilot ke rumah sakit. Setelah pilot dapat dilepas dari seat. Petugas segera menggotongnya ke mobil dengan melepas helm terlebih dahulu.
Penyelamatan ini merupakan simulasi crash team. dari Pangkalan Lanud Supadio.
Danlanud Supadio, Kolonel Minggit Tri Bowo mengatakan pelaksanaan simulasi serch and rescue sebagai peningkatan kemampuan satuan bersama Tim SAR yang selalu standby. Kemampuannya harus dijaga dan dilaksanakan latihan secara periodik.
"Simulasi yang tadi kita lakukan adalah, seoalah-olah ada pesawat tempur yang terjadi trouble sehingga pilotnya harus mendapatkan penanganan medis. Makanya tim rescue ini ada dari petugas lapangan, tim medis dan Tim SAR," ujarnya.
Ia menjelasakan bahwa unsur Lanud Supadio juga meliputi tim dibawah termasuk tim kesehatan, rumah sakit dan seterusnya. Sebagai bagian dari tim secara keseluruhan sebagai tim SAR.
"Itulah yang kita laksanakan tadi siang. Sehingga dengan pelaksanaan ini, kemampuan petugas akan selalu terjaga. Sebab kita disini tidak hanya pesawat heli saja, tapi lainnya juga yang terlibat dalam satu tim evakuasi," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/partugas-crash-team_20161027_140755.jpg)