Berita Video

[VIDEO] DPRD Mempawah Harap Ada Kesepakatan Damai

Ketua DPRD Mempawah Rahmad Satria mengharapkan adanya kesepakatan damai dalam permasalahannya antar nelayan tradisional dan trawl di Kabupaten...

Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNFILE/YOUTUBE
Ketua DPRD Mempawah Rahmad Satria 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Dhita Mutiasari

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Ketua DPRD Mempawah Rahmad Satria mengharapkan adanya kesepakatan damai dalam permasalahannya antar nelayan tradisional dan trawl di Kabupaten Mempawah.

"Kalau kita menegakkan kepastian hukum belum tentu ada kemanfaatan hukum, jadi bagaimana kita bisa damai sehingga bisa hukum itu bermanfaat bagi semua pihak,"jelasnya usai menghadiri mediasi kelompok nelayan di Polres Mempawah, Rabu (19/10/2016) petang.

Dengan demikian, sama-sama ada kepastian hukum, rasa adil, keamanan, dan kesejahteraan dan tidak ada gejolak.

Rahmad menyarankan warga kedua kelompok nelayan ini dapat mengedepankan kesepakatan damai dengan mengutamakan kearifan lokal.

"Bila perlu diambil kearifan lokal, masalah kelautan, pesisir dan laut ini perlu ada kearifan lokal tumbuh berkembang sejak dulu,"jelasnya. Perlu diketahui, bahwa nelayan di Mempawah dapat menjaga kebersamaan sehingga tidak ada sengketa dan permasalahan lantaran mengangkat kearifan lokal.

"Sejauh ini belum ada kesepakatan, namun akan merumuskan kesepakatan,"jelasnya.

Lantaran ini dikatakannya ada kelompok-kelompok, sehingga jika terus diangkat maka akan ada gesekan-gesekan maka pada akhirnya ada 'bom waktu'.

"Makanya kita harapkan nelayan masyarakat kuala Mempawah dan Sungai Bakau Besar Laut bisa berdamai,"jelasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved