Sail Selat Karimata 2016

Pembangunan Aiport, Ketua DPRD: Harus Ada Komitmen Bersama dengan Pemerintah Pusat

Ini untuk faktor menunjang memajukan sektor wisata kita, peningkatan perekonomian masyarakat, dan mempermudah akses-akses ke Kayong

Penulis: Muhammad Fauzi | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Presiden Jokowi saat berjalan di kerumunan warga pada peresmian Sail Selat Karimata, Sabtu (15/10/2016) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA  - Adanya dorongan Presiden Joko Widodo segera membangun Aiport di Kayong Utara  ditanggapi positif oleh Ketua DPRD M Sukardi.

Menurut Sukardi wacana tersebut sudah ada sejak pertama dirinya dilantik, namun memang hingga sampai saat ini belum ada kejelasan pembangunan Airport tersebut.

"Tentunya kita DPRD sangat mendukun wacana ini, periode yang lalu, periode pertama saya, pak bupati, juga pemerintah sebelumnya. Perencanaan dan desainnya juga sudah dibuat kemarin, tinggal pemerintah pusat untuk berkomitmen bersama," terang M Sukardi, Sabtu (15/10/2016).

Lanjutnya, dengan adanya bandara ini akan mempermudahkan masyarakat dan pengunjung datang ke Kayong Utara, dan pengunjung memiliki alternatif lain selain melalui jalur air dan darat. Dan jika Bandara ini segera terealisasi maka akan meningkatkan perekonomian masyarakat dan pemerintah daerah dalam mendongkrak pariwisata daerah.

"Ini untuk faktor menunjang memajukan sektor wisata kita, peningkatan perekonomian masyarakat, dan mempermudah akses-akses ke Kayong," jelasnya.

Dirinya juga menyarankan untuk tidak terpaku kepada akses Provinsi saja, karena banyak sekali investor yang berada di luar, satu diantaranya Batam.

"Saya pernah juga menyarankan akses ini tidak hanya ke ke pontianak, tapi diluar Provinsi juga, misalnya ke Batam, karena Batam termasuk jalur strategis juga untuk investasi, investor," tambahnya.

Baca: Warga Kayong Utara Dukung Pembangunan Airport

Jika Bandara Kayong Utara belum dapat segera terealisasi dirinya mengharapkan ada perbaikan di bandara Ketapang, seperti keamanan Bandara dan kenyamanan penumpang.

"Untuk Ketapang memang perlu ada perbaikan, kenyamanan dan keamanan. Apa lagi bisa masuk pesawat Boing di bandara Ketapang, sehingga aksesnya lebih cepat bila ingin ke Jakarta, tidak perlu ke pontianak dulu, sehingga waktu dan biaya lebih efisien," tungkasnya.

Selain bandara, pihak pemerintah menurutnya juga dapat segera memikirkan akses transportasi air untuk menuju Kepuluan-kepulauan yang ada di Kabupaten Kayong Utara karena saat ini memang belum ada akses cepat menuju Kepulauan. Untuk masalah harga menurutnya tidak menjadi masalah bagi para wisatawan jika keindahan yang ditawarkan sangat memuaskan wisatawan.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved